Albatros ,
Faktor yang paling dominan agar kapal bisa melaju cepat adalah BERAT kapal dan TENAGA mesin kapal , dgn menggunakan 2 engines kapal cenderung lebih berat daripada hanya menggunakan 1 engine dgn total HP yang sama . Ini belum memperhitungkan drag dari under water gears yang double juga tetapi untuk safety , memang Twin engined boat lebih baik .
Kalau soal hull design , umumnya Deep Vee lebih cocok untuk menggunaan offshore sedangkan Shallow Vee untuk daerah pantai , keuntungan Deep Vee sangat terlihat kalau kapal lagi melaju dgn di dorong ombak dari belakang , dgn Deep Vee kapal akan tetap lurus sesuai arah kemudi sedangkan dgn Shallow Vee , kapal cenderung harus terus di kompensasi arahnya , dgn Flat bottom dgn keadaan yang sama , bisa surfing n bukan boating .
The boat looks nice tapi banyak detail yang harus anda perhatikan untuk dapat mencapai target 20 knots , jangan terpana dgn apa yang anda baca di boating magazine bahwa kapal merk import bisa mencapai 30+ knot , article mereka cenderung menggunakan 1/2 fuel + no water serta kapal dalam keadaan baru , kapal yang sama setelah di isi dgn bermacam macam peralatan n barang bawaan mungkin hanya mampu cruising sekitar 28 knot .
Ada juga yang membaca 1 mph adalah sama dgn 1 knot , FYI 1 knot tuh sekitar 1.15 miles
atau 1.85 km , banyak article menggunakan figure mph sebagai knot agar data specs. kapal menjadi berbunga bunga .
Kalau saya sih merasa lebih nyaman cruising pada speed sekitar 18 ~ 23 knot tergantung besar kecil nya ombak , kalau deal calm flat yah boleh cruising 30+ knot tetapi kalau situasi di Binuangeun cruising 30+ knot bisa bisa body kapal + peralatan nya cepat rusak n penumpangnya babak belur .
Just my honest opinion .
Jon .
__________________
It's not what you don't know that gets you into troubles , it's what you know for sure that ain't so . Mark Twain .
|