View Single Post
  #9 (permalink)  
Old 30-08-2007, 17:00
albatross albatross is offline
Richard
Location: Tangerang
RegularFishy
 
Join Date: Jul 2007
Posts: 367
Points: 3,612, Level: 25 Points: 3,612, Level: 25 Points: 3,612, Level: 25
Activity: 0% Activity: 0% Activity: 0%
Default

Betul Sekali Pak,
Tetapi itu teori lama yang sekarang mulai di tinggalkan. bahkan di Australia aja mereka udah mulai memodifikasi bottom hull supaya bisa efisien. kalau masalah di ombak besar, itu saya rasa tidak tergantung dari model long atau shortnya pak, tetapi dari design lambung kapal itu sendiri pak. kalau kapal kayu yang ada di Indonesia, kebanyakan ambil dari model eropa, (Round body) yang mana gejala rolling kapal di saat menghadapi ombak samping akan terasa sekali. sementara model aplikasi dari kapal jepang, kebanyakan square U jadi dalam menghadapi ombak samping akan lebih cepat kembali ke posisi netral. dan itupun setau saya deadrise tidak boleh melebihi 18 derajat kalau tidak mau merasakan gejala rolling yang cukup parah.
Mohon koreksi bila ada kesalahan pak. Thank you
Reply With Quote