Puisi Angan dan Cemas ,Lautku Mulai Sempit….
“Balada” Gelisah seorang garonger….
Sudi gambaran hendak membekap diri
Tapi galau selalu mencium tiap harapan
Menapak kaki berdebu diujung daratan
Dada terbentuk asa dan putaran waktu yang bertanya
“Pada ombak perkasa aku mengadu”
“Pada gagah sang karang aku mengadu”
“Pada syair syair lontarkan tanya”
“Aku gelisah………..”
Setiap menggelinding parau sesak kan kulempar kail
Setiap pantai yang bergejolak terburai gentakan
Setiap getaran adalah suatu harapan dari kehampaan
Setiap tindakan tak sabar akan terangkat tanya
“Pada ombak perkasa aku mengadu”
“Pada gagah sang karang aku mengadu”
“Pada syair syair lontarkan tanya”
“Aku gelisah………..”
Meniti hari,meniti waktu,membelah langit belahlah samudera
Mimpiku dalam, semakin dalam,membelah belantara akal
Pada samudera , pada waktu,pada harapan ku ingin hampiri
Tegeg ini akan kubaitkan , selalu bersuara ,suaranya lahirkan tanya
“Pada ombak perkasa aku mengadu”
“Pada gagah sang karang aku mengadu”
“Pada syair syair lontarkan tanya”
“Aku gelisah………..”
Gelisah hidupku akankah terus begini ,kulihat laut mulai murka
Tak pernah ku dengar ombak didaratan,sebab ombak adalah air
Tapi kini menjadi nyata ,mungkinkah lautku semakin sempit
Atau ikan ku ingin merasakan lezatnya daging manusia
Kulihat berita di pagi hari, tentang nelayan yang mati berdiri
Biasa jala mencari mangsa , tapi kini belantara air sedang melempar duka
Hingga mata airnya menetes sampai kedarat,lendirnya menghancurkan sampannya…
Tak pelak nelayan Tanyakan diri , Kenapa laut bukan aku yang buat…?
“Pada syair syair lontarkan tanya”
“Aku gelisah………..”
Minggu Pagi 22-07-2007,06.10 Wib
Setelah melihat berita di TV “Lautku akhir-akhir ini sering murka ”
__________________
Evon212
-----------------------------------------
Special Thanks For Bang Donny (Cah_don), Aye gak akan Lupain..
Tebarkan Salam , Sampaikan Cinta..
Go to my site : http://evon212.multiply.com
|