Makasih P.Iim benar sy pernah mancing ama mas Aries di P.ayer ..... asyik juga rupanya mancing cumi lho tarik ulur tarik ulur ha ha ha ektra hati2 nariknya spy ndak copot
ok pak iim kita bisa trip sama2 mancing cumi sekalian mo belajar
Quote:
Originally Posted by iim
Salam kenal juga Pak Yanto (yang pernah mancing ama pakaries ya)
Waktu sepertinya tidak berpengaruh (Asalkan air jernih dan arus tidak terlalu kencang)...tapi cumi hewan nocturnal...lebih aktif di malam hari ( berkeliaran mencari mangsa) Makanya kalau kita trolling cumi biasanya malam dan ada sinar rembulan.
Kalau siang kita mancing cumi harus langsung mendekati lokasi cumi biasa berkumpul (berlindung) biasanya di sekitar karang2..dan rumpon beca atau lainnya juga yang seperti karang bagi cumi...tempat cumi bisa berlindung.
Kalau sebelum ada squid jig...dulu kita mancing dengan ikan dimasukkan ke bambu kecil yang ujungnya mata kail garong...tapi mungkin hanya untuk beberapa kali pakai harus ganti umpan lagi..juga repot nyari umpan ikannya.
Kalau pakai squid jig bisa selamanya asalkan tidak nyangkut dan putus.
Untuk Lamun....daerah berkarang bisa pulau karang atau laut yang berkarang yang dasar karangnya masih terlihat. Musim cumi lagi mulai nih di Kep. Seribu
Dapat seberapa banyak memang?
Daerah antara P Pari...Bokor. Dapur dan P Rambut atau pulau2 lainnya sekarang memang lagi peak season-nya cumi. Kapan2 kita nyumi bareng sama Pak Aris.
|