View Single Post
  #1 (permalink)  
Old 29-06-2007, 14:41
chandra's Avatar
chandra chandra is offline
tresna chandra
Location: Jimbaran bali
Rock fishing X-treme
 
Join Date: Feb 2007
Posts: 331
Points: 5,766, Level: 32 Points: 5,766, Level: 32 Points: 5,766, Level: 32
Activity: 15% Activity: 15% Activity: 15%
Default Ikan Pari..vs Fitness Ditegalwangi

Rabu 27 juni 2007

Hari ini saya berangkat ke tegalwangi sudah agak siangan ( jam 8.00 ), bersama satu orang teman yang akan tranning mancing ( Aming belum pernah naikin ikan besar), mungkin karena hari ini merupakan hari raya galungan umpan di KUD kedonganan sulit didapat ( nelayan pada libur) setelah cukup lama mencari umpan akhirnya terpaksa saya menggunakan umpan anak ikan lemuru ( dibali disebut penpen besarnya 1 telunjuk ) dan beberapa ikan laying.
Singkat cerita , setelah menjelaskan sedikit teori mancing ditebing kepada aming, saya juga mengajak sedikit pemanasan dengan senam2 kecil mulai dari pergrlangan tangan, kepala dan kaki, dia ( aming ) heran kok mancing pake pemanasan segala ???? saya bilang kalau mau narik ikan besar harus pemanasan dulu kalau ngga badan sakit2 semua bisa2 ngga bisa bangun besoknya, tapi dia ngga percaya …ya udah , setalah men-set semua peralatan pancing ( Prosurf, Surf leader, Hyperloop dan reel Penn9500SS,8500SS dan Banax 5000 SX ) lemparan demi lemparan segera kami ( jam 9.30 ).
Dilokasi sudah cukup banyak pemancing ( 12 0rg) , tapi 60 % menggunakan hand line dan sisanya menggunakan joran kolam, rupanya mereka pekerja bangunan dan tukang gali bukit kapur….jadi agak ribet juga karena lemparan2 senar mereka ngga tentu arah .saling menyilang… saya pikir bahaya nih apalagi kalau sampai ada ikan yang narik.bisa mutusin tali. Setelah mengganti umpan beberapa kali dan menunggu cukup lama….. teman saya mulai tidak sabar….. ingin mengajak pulang tapi saya tahan dulu… sambil menggerutu dia sempet berucap…Kalau ngga ada ikan Cakal (GT) pari juga boleh deh ( boleh percaya atau tidak biasanya pemancing baru ditegalwangi pertama kali pasti narik ikan pari , krn saya dan beberapa rekan senior juga mengalami nya juga, saya mengalami sampai joran patah krn sudah ngga kuat nahan tarikan, saya taruh joran di karang yang berlubang spool saya kunci mati maklum belum pengalaman)…
Sekitar jam 1.00 surfleader dng rell penn 8500SS saya ,berderit cukup kencang STRIKE teman saya pani melihat joran melengkung cukup dalam… mas cepet tuh nanti patah, tapi saya berusaha tenang ( dalam hati sih deg..deg kan juga) lalu saya mendekati joran… wah gila nih ikan kok kenceng banget nariknya sampai2 joran susah dilepas dari lubang diantara karang…spool saya longgarain sedikit ….dalam hati----mudah2 tuna lagi atau GT diatas 10 KG….tapi begitu joran sudah terpegang penuh felling saya langsung mengatakan 100% ikan PARI….( temen saya ngga percaya) selang 10 mnt ngajar pari akhirnya ikan itu mau juga kepinggir setelah terlihat dan jarak sekitar 20 mtr joran saya serahkan ke aming utk merasakan tarikan ikan pari sementara saya menyiapkan jangkar utk mengangkat….( aming belum pengalaman jangkar ikan, jadi terpaksa saya juga yang harus naikan ikan tersebut) ikan cuma kurang dari 10 mtr aming sudah berteriak ngga kuat nahan lagi dengan segala gaya dari berdiri, nungging, jongkok sampai terduduk, dia mulai kewalahan sampai 2 baju kaosnya harus dipegang dari belakang oleh orang lain karena takut kecebur, tapi yang ada malah leher dia yang kecekek ( tahu rasa kali…) akhirnya ikan pari berhasil dinaikan setelah saya ambil timbangan ..wow… cukup lumayan beratnya 10,5 KG.
Gawat nih…..kok ikan pari yang dapet ,biasanya ikan pari baru September s/d Desember ramai makannya…Saya segera mengganti mata pancing dengan lebih kecil ( dari Daici no.22 ganti ke no. dengan perkiraan kalau pari lagi yang strike pasti akan mutusin kail Cuma tali leadernya tdk saya ganti ( 50 LBS damily), tali induk Matrix 0,52 mm
Belum 30 menit berlalu joron prosurf saya dimelengkung deritan penn9500SS sangat nyaring terdengar dari tarikannya 100% lagi pari , karena jika ikan yang narik pasti ujung joran tersentak-sentak, kalau yang ini melengkung tanpa sentakan.
Segera saya tawarkan lagi sama aming untuk narik , tapi dia menolak ….mungkin kapok abis ngajar pari, nafasnya masih terengah-engah, akhirnya saya mulai lagi pengajaran yang melelahkan hampir 25 menit ikan ini belum mau mendekat, saya sudah mulai kewalahan gaya jongkok dan duduk mulai digunakan, saya tawarkan sama sukarelawan yang nonton tapi ngga ada yang mau huk…huk…hukk. Akhirnya 30 menit berlalu ikan sudah mulai mendekat, tapi insiden terjadi saat mau dijangkar rupanya tali jangkar yang tidak dipegang kuat dan jatuh kelaut semua untung tali jangkar panjang jadi terapung dilaut dan dipancing dengan kail tanpa umpan, dasar lagi rame ikan pari saat posisi genting akan naikin ikan , joran surf leader menderit keras…..waduh gimana nih yang satu ini belum naik yang satu lagi udah berderit, akhirnya ada seorang pemancing yang mau memegang joran dulu, ganti posisi , aming pegang joran prosurf sementara saya set (surfleader) drag penn8500SS ke posisi 10 Kg saya pegang sebentar aduh---aduh pari lagi boooo….. sesudah itu saya kembali utk jangkar pari yang belum ter angkat 10 mnt berhasil diangkat dengan kekuatan 4 orang buseet berat amat sih….. segara saya kembali dengan joran saya yg masih melengkung …udah aja saya paksa pemancing ini utk ngajar
Betul-betul saya kewalahan …otot bisep saya keluar semua kaya baru Fitness …..2 mnt saya istirahat … aming berbisik sama saya mas… kok orang yang lagi ngajar pari badanya kaya mau jatuh saya lari dan langsung memegang joran….saya lihat mukanya kok nangis (mungkin ter haru ngerasain tarikan ikan pari) eh…ngga taunya begitu joran pindah tangan dia jatuh terduduk sampai jalanya harus dipapah saya tanya kenapa…..ngga taunya ( maaf) telur pusakanya terantuk kena joran, gawat nih kalau pecah, saya tanya ; mas udah kawin apa belum ..untungnya dia udah punya anak 4 …. KB alami nih…tapi untungnya ngga apa2 ( kalau ngajar dengan joran ini gagang joran dijepit diantara dua paha krn tdk bisa dengan gimbal ,..terlalu panjang) sebenarnya ada cara yang lebih mana yaitu posisi kita agak jongkok gagang joran dijepit diantara betis dan paha bagian dalam).
Total pari yang naik ada 3 ekor dengan berat yg pertama 10kg, dua 20 kg dan yang terakhir 15 kg………..pulang deh mau pijet …puas..puas ….pari yang pertama langsung dibagi2 sama rekan-rekan pemancing sisanya saya kasih sama aming (15kg)dan pemancing mau kelenger itu ( 20KG). PARI yang difoto Cuma 2 ekor, tapi ekornya ada 3 … ekor pari langsung dipotong takut nyabet …. agak sadis …ya….
.sorry ceritanya kepanjangan

Last edited by chandra; 30-08-2007 at 09:32.
Reply With Quote