View Single Post
  #18 (permalink)  
Old 13-06-2007, 12:19
bugeng's Avatar
bugeng bugeng is online now
Andrian.L
Location: jakarta barat
tukang nebeng mancing
 
Join Date: Mar 2007
Posts: 490
Points: 4,535, Level: 28 Points: 4,535, Level: 28 Points: 4,535, Level: 28
Activity: 0% Activity: 0% Activity: 0%
Talking

Quote:
Originally Posted by The Old Man and the Sea View Post
Saya punya pertanyaan yang sama nih dengan Pak Jupri. Tahun lalu waktu dekeluarga liburan di P.Umang (Sumur) saya iseng mancing di Bagan dari speedboat yang ditambatkan di Bagan. Suatu saat strike dan ikan yang terangkat besarnya kira kira 8-9 jari dengan tubuhnya seperti lurik lurik batik dan mulutnya kecil. Karena pancing tidak masuk sempunrna maka belum sempat di ambil ikan sudah nyemplung lagi ke air. Waktu itu saya kan belum punya perhatian pada sang Baron sehingga tidak yakin ikan apa itu? Kalau sekarang saya yakin betul bahwa itu pasti salah satu jenis baronang. Nah, kalau kapan kapan saya mau mancing baronang siang hari di bagan bagan itu (kedalaman air 6 - 8 m) pakai perahu apakah tetap perlu tegeg? Kalau pakai joran empang biasa (tanpa reel) bagaimana? Soalnya kalau tegeg saya membayangkan keribetannya tuh (karena panjangnya)? Bung Ichang, Bung Hamzy apa nasihat anda? TERIMA KASIH!
maap bukannya saya ingin menggurui.....sekedar comment...he..he

kalo menurut saya untuk kedalaman air 6-8m, masih bisa menggunakan tegeg....asal om rajin ngepong/chumming dengan menggunakan rebon/nasi yang sudah direndam, jadi ikan bisa naik sampe setengah air.

asal hati2 aja om, kenurnya jangan sampe dibawa ke kolong perahu....bisa putuy kena teritip.
__________________

curr....currrrr
__________
Andrian.L
Reply With Quote