View Single Post
  #17 (permalink)  
Old 13-06-2007, 11:55
The Old Man and the Sea's Avatar
The Old Man and the Sea The Old Man and the Sea is offline
Achmad S. Ruki
Location: Pondok Indah - Jakarta Selatan
PremiumFishy
 
Join Date: Feb 2007
Posts: 2,392
Points: 11,834, Level: 47 Points: 11,834, Level: 47 Points: 11,834, Level: 47
Activity: 26% Activity: 26% Activity: 26%
Send a message via Yahoo to The Old Man and the Sea
Default

Quote:
Originally Posted by Pak Djupri View Post
Kalau airnya cukup dalam, posisi ikan dekat dengan pemancing (kita berdiri) apakah musti ngga pakai tegek?
Kalau Baronang 4 jarian atau setelapak tangan di dermaga Cirebon banyak.
Yang mancing pakai joran fiber 50 cm pancing tunggal dibuat rangkaian pakai kumis. Timah di bawah pakai 3 bh mata kail umpan katanya tepung terigu.

salam
Saya punya pertanyaan yang sama nih dengan Pak Jupri. Tahun lalu waktu dekeluarga liburan di P.Umang (Sumur) saya iseng mancing di Bagan dari speedboat yang ditambatkan di Bagan. Suatu saat strike dan ikan yang terangkat besarnya kira kira 8-9 jari dengan tubuhnya seperti lurik lurik batik dan mulutnya kecil. Karena pancing tidak masuk sempunrna maka belum sempat di ambil ikan sudah nyemplung lagi ke air. Waktu itu saya kan belum punya perhatian pada sang Baron sehingga tidak yakin ikan apa itu? Kalau sekarang saya yakin betul bahwa itu pasti salah satu jenis baronang. Nah, kalau kapan kapan saya mau mancing baronang siang hari di bagan bagan itu (kedalaman air 6 - 8 m) pakai perahu apakah tetap perlu tegeg? Kalau pakai joran empang biasa (tanpa reel) bagaimana? Soalnya kalau tegeg saya membayangkan keribetannya tuh (karena panjangnya)? Bung Ichang, Bung Hamzy apa nasihat anda? TERIMA KASIH!
Reply With Quote