View Single Post
  #13 (permalink)  
Old 13-05-2005, 11:52
benaol-chaser's Avatar
benaol-chaser benaol-chaser is offline
benaol chaser
Location: jakarta
RegularFishy
 
Join Date: Feb 2005
Posts: 197
Points: 4,096, Level: 26 Points: 4,096, Level: 26 Points: 4,096, Level: 26
Activity: 9% Activity: 9% Activity: 9%
Send a message via Yahoo to benaol-chaser
Default

Ha..ha...ha..hantu.uuuu. Di tempat saya, Bangka Selatan, ada suatu kepercayaan kalau melihat sesuatu yang 'aneh' di laut, jangan 'heran' dan berkomentar. Kalau pengen kasih tahu temen, bilang aja 'tuh'. Sekali lagi, jangan merasa heran. Laut itu luar biasa dan tak bisa ditebak. Hari ini ikannya banyak, besok belum tentu. Tapi, pengalaman adalah sangat penting. Dari sini, saya lebih cenderung berpihak pada rekan yang berpengalaman ketimbang rekan yang punya teknik dan teknologi bagus untuk mencari dan mendapatkan ikan. Kalau semua unsur digabung, wah luar binasa...hua..ha....ha.

Tapi, sekali lagi, laut hanya bisa diprediksi tapi tak bisa ditebak. Tak ada yang menyangka Aceh bisa begitu hanya dalam waktu sekejap. Saya kira, tempat yang paling seram adalah tepi pantai, apalagi yang jarang dikunjungi orang.

Saya dulu nelayan (mata pencaharian). Sekarang juga, agaknya (hobi). Dulu, di laut tempat saya mancing atau jaring ikan, lumba-lumba pun bisa dipanggil. Teriak aja, 'lumba-lumba, datanglah!' Ratusan akan muncul, sehingga membuat takut. Maklum, kita hanya menggunakan perahu (sampan) kecil, yang tempat untuk berdiri pun susah.

Tentang lumba-lumba, itu benar. Tapi, aneh ya, sekarang enggak lagi. Mungkin lumba-lumba udah habis...he..he...he.

Leki, kita rencana manicng ke Merak. Unfortunately, orangnya udah lengkap. Mudah-mudahan kita bisa mancing bareng next time-lah. Kalau cari kawan mancing, coba deh ke mailinglist-nya mancingl@yahoo.com. Tapi, kayaknya, daftar dulu. Gratis kok..hua...hua...ha....ha
Reply With Quote