Thread: Mesin Outboard
View Single Post
  #7 (permalink)  
Old 16-04-2007, 19:51
babybaracuda babybaracuda is offline
Location: Melbourne,
ProbationFishy
 
Join Date: Oct 2004
Posts: 661
Points: 8,822, Level: 40 Points: 8,822, Level: 40 Points: 8,822, Level: 40
Activity: 0% Activity: 0% Activity: 0%
Send a message via MSN to babybaracuda
Default

Quote:
Originally Posted by leki View Post
Berat kapal dan desain bawah kapal jg menetukan cepat atau tidaknya kapal tsb...kalo desain bwh kapal tersebut hanya sampai kecepatan 10 knot...biar mau pake mesin twinturbo 1000 HP tetap aja larinya 10 knot hehehehe jd harus bener2 perhatikan berat n desain bwh kapalnya, pak. Begitu info yg saya terima dr teman yg kebetulan bnyk tahu soal kapal.

Leki
Kayanya anda mendapat salah informasi. TIdak ada desain hull yang meng klasifikasikan kecepatan.

Hull bisa di buat dari 3 macam bahan, (yang saya tau selama ini ya), fibreglass (grp), wood dan alumunium. Ada bahan lain cuma masih kurang populer yaitu polymer atau plastic. Disin brand yang make plastic itu polycraft.

Hanya fibreglass yang bisa dibentuk dan dari sana bisa diatur derajat dead rise nya.

Alumunium bisa dibentuk tapi boat alumunium dengan derajat dead rise more than 15 drajat akan sangat tidak stabil, jadi semua plate boat yang ada di market saat ini hanya mempunyai 10-15 derajat dead rise.

Untuk wooden boat, saya kurang tau banyak tapi harusnya lebih stabil dari alumunium. Dan biasanya saya liat di indonesia pada umumnya desain kapal kayu mempunyai dead rise sangat rendah. Tapi karena beratnya, kapal kayu sangat soft ride dan karena daya apungnya yang tinggi, (mungkin ya, ini dari pengamatan saya, sorry kalo salah), tidak memerlukan big HP rating. Saya surprise dengan kapal pak sarim 11 meter x 2.5 meter hanya memerlukan 2 x 40 hp 2 stroke dan comfortable cruising speed di capai pada 25 knott. Sangat cepat untuk plain dan very comfortable.
__________________
Mancing yang penting relax, dapet gak dapet belakangan
Reply With Quote