Quote:
Originally Posted by UBUR-UBUR
mas wal,
sabtu kmrn sy ngegarong baronang di suralaya....dapetnya belanak(dumpul) 4 ekor ukuran segede lengan (lengan sy lho) itupun banyak yg mocel jatuh pas di angakt (mgkn putus bibirnya...kasian ya hihi..), pk umpan nasi kuning...ga tau kl pk tehnik laen...
|
Memang begitulah karakteristik Belanak, Mas....
Mirip mirip sama ikan Payus, bibirnya rapuh sekali.
Berdasar pengalaman, teknik yang biasa dipakai untuk mancing Payus dan Belanak adalah memakai layar.
Caranya, jarak satu meter dibelakan pemancing dipasang layar secukupnya, bahan dari apa saja, yang penting bisa di pasang setinggi joran, lebar selebar joran kekiri dan kanan pemancing.
Saat terjadi strike, segera hentakkan joran dengan cepat, sehingga kail beserta ikannya terlontar keluar dari air.
Hentakkan kearah layar dibelakang pemancing.
Berhubung bibir ikan sangat rapuh, ikan pasti copot sendiri dari kail dan terbang menghantam layar.
Habis itu kita tinggal memungutinya.....
Mungkin teknik ini bukan yang terbaik, tapi bisa diterapkan pada ikan Belanak....