Quote:
Originally Posted by Oldmanfromthesea
Wah terima kasih untuk petunjuk dari para senior khususnya dari Mas Slamet yang dari Tuban. Cuma kalau ikut membuat "garong" seperti yang diresepkan oleh Mas Slamet rasanya enggak sanggup tuh. Pakai jig cumi yang bercahaya (glowing) itu yang saya praktekan di Binuangeun tapi tidak ada yang makan. Saya pikir mungkin cara menggunakannya salah ya? Yang saya lakukan cuma membiarkannya "jig cumi" tersebut terapung apung saja? Apa karena namanya jig maka mancingnya harus pakai teknik jigging (di tenggelamkan dan di tarik cepat?). Salam - A. S. Ruky
|
Hehe....heheeheee... Gpp...Gpp
Ini Saya ada Tips Lagi, Mudah2an membantu
1. Pake Petis Udang ( Tips Angler Lokal )
Bungkus separo / seluruhnya Jig Squid anda dengan Selotip PVC (Putih) atau Majun/Kain Putih.
Kemudian oleskan PETIS UDANG diseluruh permukaan selotip/kain.
Turunkan Jiq anda dikedalaman, kedut2 saja.
2. Pake Daun Pandan Wangi ( Tips Si Bolang )
Bungkus seluruh Jiq Squid dengan daun pandan tsb dengan diikat benang biar ngga lepas tuch daun & Turunkan dikedalaman & dikedut2 saja.
3. Pake Jala / Serok .... hehe....hehe
Tips ini sangat cocok bin mujarap bagi angler yang pengen nagkep cumi, tapi si cumi ngga bisa di catch-up dengan jiq/garong ( karena si Cumi lagi Puasa malem ).....hehe...hehe
Selamat Mencoba