View Single Post
  #10 (permalink)  
Old 13-02-2007, 10:34
sigit_y's Avatar
sigit_y sigit_y is offline
sigit
Location: jogjakarta
RAFAC member
 
Join Date: Nov 2006
Posts: 411
Points: 4,330, Level: 27 Points: 4,330, Level: 27 Points: 4,330, Level: 27
Activity: 16% Activity: 16% Activity: 16%
Send a message via Yahoo to sigit_y
Default

Quote:
Originally Posted by rabbit View Post
Menurut saya tegeg itu didesain untuk keseluruhan ruas (dari ruas ujung sampai ruas belakang) jadi waktu terbebani oleh ikan harusnya semua ruas ikut menerima beban. Jadi praktisnya kalo bagian ujung kita buang/ganti kayaknya tidak proposional lagi. Saya juga pernah experiment dg joran yang ujungnya halus diganti / dibuang dg yg lebih kaku, cenderung lebih mudah patah. Mungkin kalo sy tebak joran ini (golden fish GP 3,6) ditujukan utk mancing udang atau ikan yg kecil-kecil. Joran yg sdh didesain utk mancing baron menurut produsennya adalah Metanium, Golden Fish : Sunlit Horse, Green Mate, Aquapole, Tica Evasion, Abu Garcia, dll banyaak lagi
Bukan maksud untk promosikan merk beberapa tegeg lho. Tetapi mancing baronang adalah betot betotan dengan ikan bukan tarik ulur seperti mancing umumnya. Jadi sekali lagi sesuaikan ukuran ikan dengan joran yg kita pakai. Kalo mau yg hemat cari dari bahan fiber tapi kalo mau ringan dari bahan carbon.

Salam
Rabbit
Iya Om, yang menjadi masalah di Golden Fish GP3.6 ini distribusi beban yang tidak proporsional. Maksud saya mau ganti ujung supaya lebih proporsional pembagian bebannya. Paling enggak kan ruas kedua dari ujung ni joran seharusnya ikut melengkung kalo strike. Lha ini enggak je Om. Sangat mungkin benar tebakan Om joran bila ini untuk ikan kecil atau udang. Memang kalo untuk wader atau belanak mantaff abis.

Sambil cari tegek untuk ngegarong sementara pake yang ada dulu buat survei baron ke Ngrenehan mingggu depan. Baru ngurus SIM nih, Om. Moga-moga aja SIM keluar.


salam
sigit
Reply With Quote