View Single Post
  #2 (permalink)  
Old 13-02-2007, 10:26
aoktal's Avatar
aoktal aoktal is offline
arief oktalianto
Location: Bekasi
RegularFishy
 
Join Date: Jul 2006
Posts: 62
Points: 1,665, Level: 16 Points: 1,665, Level: 16 Points: 1,665, Level: 16
Activity: 0% Activity: 0% Activity: 0%
Post teori dan nostalgia

Quote:
Originally Posted by Ichang View Post
Guys,

Kepengin sharing ajah, khususnya untuk penggunaan pelampung gantung untuk jenis bola dan pipih/gepeng/ufo. Setelah mencoba dari awal nggarong sampai sekarang dengan menggunakan pelampung gantung jenis bola (dan sejenisnya) dan pelampung gantung jenis pipih/ufo, saya sampai pada suatu kesimpulan (yang ini purely menurut pendapat "personal point of view" saya) sbb :

1. Pelampung Gantung Jenis Bola ~> Paling baik kalau digunakan untuk kondisi angin yang tenang (atau malah lebih ekstrem - sama sekali tidak ada angin). Hal ini karena hambatan udara yang besar dari permukaan pelampung tersebut (permukaan pelampung lebih lebar/besar yang ber"tabrak"an dengan udara). Semakin kencang angin bertiup, semakin tidak stabil pelampung tersebut, semakin sulit membedakan dengan getaran pelampung saat umpan dimakan ikan.

2. Pelampung Gantung Jenis Pipih/UFO ~> Paling baik kalau digunakan untuk kondisi berangin. Hal ini karena hambatan udara terhadap permukaan pelampung tersebut yang lebih kecil (permukaan pelampung yang ber"tabrak"an dengan udara lebih tipis/sedikit).

Dari dua kesimpulan diatas, untuk saat ini saya lebih senang untuk menggunakan pelampung jenis pipih/ufo dan yang ukurannya lebih kecil (alasan kenapa menggunakan ukuran yang lebih kecil ada dibawah).

3. Ukuran Pelampung Yang Lebih Kecil ~> Lebih sensitif terhadap getaran umpan yang dimakan ikan, dibandingkan dengan ukuran pelampung yang lebih besar.

Eniwei.......sekali lagi, ini adalah purely dari sudut "my personal point of view". Pasti banyak dari rekan garonger lain yang punya pendapat berbeda. Sok.....silahkeun bagi yang ingin sharing, ojo isin-isin........ he..he..he....

Salam bingung,

wah... jadi ingat pengalaman sewaktu pertama kali coba ngegarong di kresek (lampu ijo) nih om ichang, waktu itu memang saya menggunakan pelampung yg berbentuk bola,pada waktu pagi (kira2 jam 7.30 - 11.30) angin tidak terlalu kencang dan bisa dibilang tenang lah, pada saat itu baron makan terasa banget dari pelampung nya yang naik turun (seperti mesin jahit),tapi yang anehnya setelah angin kencang saya tidak dapat membedakan lagi umpan sedang di makan baron atau ketiup angin, ketika saya coba tarik,..umpan masih ada alias komplit, lalu saya biarkan sampai lama, malah gundul tuh lumut,lama juga gak ngangkat baron, lalu ada baronger lain (gak tau deh garonger mana, pokoke pake topi kaya petani) yang menyuruh mengganti pelampungnya sama yg model piring terbang(dia bilang begitu)karena saya gak punya yg model piring terbang, maka saya bayarin punya garonger tsb, dan memang bener tuh....umpan yang dimakan sama baron lebih bisa terdeteksi dan saya bisa ngangkat baron lagi heheheh .kayanya sih bener juga tuh teori nya om ichang....
__________________
salam
Arief - Bekasi

Pengen Bisa Mancing
Reply With Quote