Thanks guys.....
Semua Sambo yg naik di realese dengan 'sentuhan' yg sangat profesional...... Mereka (deckies) bahkan harus melengkapi diri dengan alat untuk me-release ikan di kedalaman. Caranya dengan single barbless hook yg dilengkapi dengan banyak timah pemberat. Hook di tusukkan di mulut atas ikan dan diberi tali di bagan bawah 'gap' hook-nya, sehingga waktu ikan sudah dibawah tali disentak maka hook akan lepas dengan sendirinya........
Ikan yg termakan hiu sempat dijadikan umpan untuk hiu juga....... hanya sayang setelah ditunggu cukup lama tidak ada sambaran. Lebih enakan jigging Sambo......
School Sambo memang cukup banyak, jadi itu memang dugaan semua orang....setiap ada yg duturunkan dan bergerak2 pasti akan dibaham.... Itu kalau pas tepat di drop zone-nya, diluar itu kita harus berkeringat juga waktu jigging. Karena boat tidak buang jangkar tetapi drifting. Jadi ada waktu dimana kita diluar area hot spot. Menurut skipper-nya Sambo yg besar biasanya lebih soliter dan berada diluar lingkaran school-nya.... Kerena itu kalau mau nyari yg besar harus lebih rajin memompa jig.
Jig yg dipakai berkisar 400-500gr dan lebih disukai yg berbentuk hydrodinamis, jadi gampang membelah air...langsung cepat sampai dasar dan tidak melayang2 di air. Karena ikan yg lebih besar ada di bawah, yg ditengah rata2 lebih kecil.
Kalau pas tepat di tengah2 school-nya seringkali kita tidak perlu memainkan jig sama sekali..... begitu turun langsung di baham ! Sebaliknya kalau sudah berada diluar school, 3-4 set jig turun-naik juga bisa kosong tidak ada strike...... tapi yg dapat strike (1-2 org saja) biasanya ukurannya lebih besar2........