Ini trik waktu saya mancing di Katingan.
Menurut saya umpan u/patin beda2 setiap lokasi. Tergantung jg aliran airnya. kalo dulu waktu mancing dikatingan, kita masih pake umpan buatan dari macam esen+terigu+sedikit kanji lalu digoreng. Ketika mulai berkurang umpan roti goreng/UNTUK yg berisi kelapa (kata org banjar) jd umpan yg paling top, caranya untuk ditekan/diperes dngan papan, setelah agak gepeng baru dipotong2 sebesar 2x2 cm.
Tapi pernah pada saat musim kemarau dan air surut, ikan pada ngumpul di teluk, ikan hanya mau makan umpan ikan yg sudah busuk. Kalo bisa menemukan daerah ini, dijamin kelotok bisa tenggelam, krn semua berisi ikan patin
Ikan patin termasuk ikan dasar, biasanya kita menggunakan timah seberat 1 ons lebih, maklum arusnya cukup deras. Patin paling senang di dekat teluk, yg arusnya cukup deras, karena patin yg besar tidak bisa bergerak bebas, jd hanya menunggu makanan didekat air yg cukup deras, dan bersembunyi di dasar ceruk. Untuk menemukan daerah tersebut, dapat dilihat dari permukaan air, yg berbentuk gelombang, ketika air mengalir.
Waktu mancing yg baik, pada saat air surut habis hujan setelah tiga hari, jng mancing pada saat hujan dihulu, selain banyak sangkutan dari kayu yg hanyut, ikan pun tidak nafsu makan.
Waktu yng paling bagus dari pagi sampai jam 10, dilanjut sore sampai malam. Yang penting kondisi air bagus, ini dapat ditanyakan sama penduduk setempat.
|