View Single Post
  #2 (permalink)  
Old 12-05-2008, 21:27
bonito's Avatar
bonito bonito is offline
Jerry L.
Location: Jakarta
RAFAC member
 
Join Date: Apr 2006
Posts: 4,774
Points: 21,023, Level: 63 Points: 21,023, Level: 63 Points: 21,023, Level: 63
Activity: 15% Activity: 15% Activity: 15%
Send a message via Yahoo to bonito
Default

Tambahan dikit, pawang kita Bang Joel dari P. Pari lulus dgn predikat 'Summa Cum Laude".
Hari 1 berhasil nyiksa lingkis + kea2 sekitar 20 ekor + bonus 1 ekor lada 8 jari.
Hari 2 nyiksa lingkis 12 ekor.

Semua menggunakan tegeg (pemberian Om Joe), kail garong super besar (size 1/0) dan pelampung ngoyor (celup) dgn cara gantung dan celup.

Ada 1 kesimpulan dari trip kali ini, spot baronang di P. Pari berkurang drastis. Hasil terbanyak dari spot Supermarket + 1 spot tompelnya Hamzy. Total hanya 2 spot.

Apakah tanda2 over fishing atau terlalu sering di potas oleh nelayan P, Panggang?
Sy cenderung ke pilihan ke 2 krn banyak karang2 di P. Pari yg mati krn potas.

Oh ya kmrn ada bbrp fenomena aneh juga:
1. tertangkap lingkis ukr 2.5 jari.

2. ikan makannya super pelit, bahkan saat mati angin dan laut flat spt kaca, pelampung gantung yg kita celup terlihat getaran sangat pelan dan sifatnya sporadis. Kadang kita sukar menentukan saat kapan harus menggentak tegeg. Getar sebentar 1 detik, diam....getar....diam.........getar.

3. banyak kejadian juga pelampung gantung yg dicelup getarannya spt gempa bumi, sampai menyelam ttp saat digentak tdk kena. Berkali2 terjadi, sempat membuat kita frustasi.

4. saat yg lain bengong dan umpan lumut gambos tdk disentuh, ternyata Hamzy tetap panen lingkis. Stlh ditelaah ternyata do'i memakai Flurocarbon line + garong extra besar. Pantas saja.... walau air cukup keruh di hari ke 2, tapi dgn tdk adanya angin dan arus mungkin ikan lebih waspada thd benang mono yg kita pakai.

Tak mau kalah, sy coba menggunakan FC line juga + garong extra besar. Ternyata hasilnya lumayan cuma hrs menunggu sampai getaran pelampung sampai puncaknya (irama konstan dan gerakan yg lebih kasar) istilahnya sampai 'tanak' (istilah Hamzy -red).

Oh ya sy sendiri sampai saat ini (6x trip ke P. Pari -red) tdk pernah diberi kesempatan menyiksa lada, 1-1nya species baronang yg belum pernah sy siksa. hiks....


Hasil hari 1:
70-an ekor terdiri dari kea2 4-5 jari, lingkis 4-6 jari, tompel 5-8 jari, 3 lada 8-9 jari.

Om Joe 14 + 1 lada 8 jari, Hamzy 18 + 1 lada 8 jari + 1 tompel 7 jari, Edward 5, Joel 18 + 1 lada 9 jari, Jerry 12.

Hasil hari 2:
80-an ekor terdiri dari bbrp kea2 3-5 jari, lingkis 2.5-6 jari, 2 tompel 4-6 jari, 1 lada 8 jari.

Om Joe 14 + 1 tompel 4 jari ( mnrt Om Joe, "kecil2 juga tompel"), Hamzy 30 + 2 tompel 5-6 jari, Edward 12, Joel 12, Jerry 17.


Special thx to Om Joe atas semuanya.
Thx to Hamzy, Edward dan Joel atas trip yg sangat fun.

Sorry no pics.
Reply With Quote