Guys, kalo saya pikir kondisi di sonoh dan di negara sayah sebenarnya mah sama ajah. Masyarakatnyah pada badung, kurang concern sama pelestarian. Cuma bedanya di sonoh pemerintahnya jauh lebih tegas dan berwibawa. Setiap pelanggaran akan mendapat treatment yg lebih serius. Kalo di negara sayah mah peraturan cuma ada di tulisan, contoh :
- larangan berenang mah dimana mana juga ada, yg melanggar mah rame - rame dan penagak hukum juga cuek bebek (malah suka mikut nyemplung)
- larangan buang sampah mah di tiap sudut juga ada, nyang patuh cuma sedikit
- rambu lalu lintas cuma dianggap hiasan, pelanggaran di depan mata - petugas mah cuma cuek bebek
- dsb dsb dsb
So, tingkat kepatuhan masyarakat itu ada 3 :
1. omong - omong : diomongin juga cukup
2. iming - iming ; tertib kalo ada iming - iming (hadiah)nya
3. amang - amang : tertib kalo diancem (tentunya bukan ancaman kosong)
Naaah, tingkat kepatuhan di sonoh itu udah pada level 'iming - iming' - sedangkan di negara sayah mah masih pada 'amang - amang'. Kalo dinegara maju kebanyakan udah pada tahap 'omong - omong'.
__________________
BAN MARINE AQUARIUM OWNERSHIP AND TRADING !!!
|