ya pak lod memang ada yang dikorbankan karena persiapan yang kurang baik, tidak tahu kondisi sine sebenarnya seperti apa, klo lihat di report/majalah sih kelihatannya biasa2 aja. Tapi dengan kejadian ini kita jadi banyak belajar klo mau turun ke sana lagi.
Kapalnya cukup besar bisa untuk delapan orang, tapi pada stage 3 kan tinggal lima orang krn yg 2 sudah ko.
Umpan yg anda pakai waktu 'pesta baby tuna' itu irisan tongkol & jig 130 gr yang dikasih benang sutra kilap kuning (ini petunjuk dari nelayan sine sendiri). Klo rod yang patah jadi tiga itu karena rodnya edi aja yang jelek jenis antene (biasa dipakai untuk di manyar gresik tapi dicoba di sine) umpan yang dipakai udang hidup.
Mata kail yang melar itu mengunakan umpan irisan tongkol & udang dengan tehnik mancing dasar. Ini yang bikin penasaran sepertinya kita salah milih mata kail, maklum biasa mancing di muara manyar atau mengare.
Memang sine selalu bikin penasaran, tapi yang aneh pak lod ikan GT nya pada ngilang semua, padahal kita target GT. Termasuk yang hari itu mancing bareng kita (ada beberapa kelompok pemancing dari sby juga) nggak ada yang dapat GT.
|