View Single Post
  #7 (permalink)  
Old 05-05-2008, 06:40
The Old Man and the Sea's Avatar
The Old Man and the Sea The Old Man and the Sea is offline
Achmad S. Ruki
Location: Pondok Indah - Jakarta Selatan
PremiumFishy
 
Join Date: Feb 2007
Posts: 2,394
Points: 11,901, Level: 47 Points: 11,901, Level: 47 Points: 11,901, Level: 47
Activity: 15% Activity: 15% Activity: 15%
Send a message via Yahoo to The Old Man and the Sea
Default

Bagian 3 - Acara Mancing Bareng

Akhirnya setelah melewati pos penjagaan keamanan Indo Lampung sebelah selatan dan melalui jalan jalan tanah kering kami sampai di lokasi yang dituju jam 13.15. Terpal alas duduk segera digelar dibawah sebauh pohon yang cukup besar dipinggir jalan dan kami melahap bekal makan siang yang kami bawa. Selama kami makan teman teman Heri Santana yang lain bermunculan dengan motor mereka masing masing sampai mencapai kalau tidak salah 9 orang dan semua kami ajak makan siang yang kami bawa secara cukup. Udara di lokasi siang itu sangat panas sedangkan disekeliling waduk/rawa (embung) hanya terdapat kebun tebu. Setelah makan siang sebagian rombongan dari Jakarta langsung menyiapkan peralatan dan turun ke pinggir rawa sedangkan sebagian rombongan Heri Santana menyebar pakai motor masing masing menuju rawa rawa yang lain yang banyak sekali jumlahnya di areal perkebunan tebu tersebut.

Baru saja turun 10 menit, Didit sudah langsung strike sekor snakehead sebesar betis orang dewasa dengan berat diperkirakan 1 kg padahal semuanya mengatakan bahwa ikan ikan itu biasanya rame menyambar umpan sore hari mulai kira kira jam 17.00. Melihat keberhasilan itu maka kami semua mulai menyebar ke beberapa spot disekitar waduk dibawah teriknya sinar matahari tetapi setelah 30 menit sudah merasa tidak sanggup menahan panas dan akhirnya kembali berlindung dibawah pohon. Kami bertahan sampai jam 18 sore dan sempat berpindah-pindah lokasi mancing dengan naik motor dan berjalan kaki tetapi tetap tidak membuahkan hasil. Pada jam 18 hampir semua anggota gang Heri dan Didit sudah berkumpul di “pangkalan” untuk acara perpisahan sederhana dan kami harus kembali ke kota Bandar Lampung, Sewaktu berkumpul ternyata Heri Santana berhasl mengangkat snakehead seberat 3 kg dan seorang temannya seberat ˝ kg. Setelah berfoto bersama kami meninggalkan Heri, Didit dan teman teman lainnya dengan perasaan haru karena terkesan dengan penerimaan mereka yang ramah dan menyenangkan!

Untuk kembali ke kota Bandar Lampung kami mengikuti saran Didit dan teman temannya untuk mengambil rute yang berbeda yaitu melewati jalan perkebunan Indo Lampung sampai muncul ke Jalan Lintas Timur yang menghubungkan Bandar Lampung dan Palembang. Ternyata kami merasa seperti berlayar di lautan tebu yang berkabut tebal karena jalan yang kami lalui adalah jalan tanah padat yang lebarnya kira kira 20 m dan dalam keadaan kering sehingga debu yang dihasilkan kadang kadang tidak bisa ditembus oleh cahaya lampu mobil. Kami harus menempuh perjalanan dintara kebun tebu selama 90 menit dengan kecepatan rata rata 60 km per jam sehingga menurut perkiraan kami panjang hamparan kebun tebu yang telah kami lalui adalah 90 km! Pada jam 19.30 setelah sempat hampir tersesat sekali akhirnya kami berhasil menemukan Gerbang Utama perkebunan Indo Lampung dan begitu keluar kami sudah berada di Jalan Raya Lintas Timur dan mobil langsung dipacu menuju Bandar Lampung. Jam 21.30 kami tiba di Bandar Lampung. Setelah makan malam dengan menu seafood di Pasar Mambo langganan Bung Admin dan keluarganya kami kembali ke hotel Sheraton. Jam 09.00 pagi hari ini kami meluncur kembali ke Jakarta melalui Bakauhuni-Merak dan tiba di Jakarta jam 17.00.
Reply With Quote