Menjawab tantangan Snakehead Lampung
Prolog
Karena Sdr Andri Jangkung mendapat kesulitan untuk melakukan survey tentang kondisi lokasi mancing snakehead maka saya memutuskan untuk melakukan trip mencoba menjawab tantangan Snakehead Lampung dan mendatangai tempatnya tanpa mengandalkan pada hasil survey siapapun. Saya melakukan komunikasi langsung dengan sdr Heri Santana yang memulai thread ttg Snakehead dan juga meminta informasi dari teman teman lain yang berbasis di Lampung. Heri Santana mengatakan akan mengkoordinir teman teman sesama pemancing snakehead ditempatnya untuk bergabung dengan kami pada bila saya dan rombongan kecil jadi datang kesana. Catatan dibawah ini adalah semacam report hasil perjalanan saya ke Lampung dari tanggal 2 sampai 4 Mei kemarin yang sengaja tidak dibuat sebagai report yang berdiri sendiri tetapi dijadikan report yang ditulis oleh Heri Santana. Jadi semacam kolaborasi lah!
Berdasakan informasi yang diberikan oleh Andri Jangkung dan teman teman lain di Lampung lokasi tempat hidup ikan kamal atau Snakehead Lampung tersebut berada di sejumlah wilayah. Tetapi tujuan trip khusus kami hanyalah lokasi yang berada di dalam area perkebunan tebu Indo Lampung di Kabupaten Lampung Tengah. Karena kami tidak tahu posisi persisnya lokasi yang akan kami tuju diantara hamparan ratusan km2 kebun tebu maka kami membuat janji bertemu dengan Heri Santana dan teman temannya di tempat mereka tinggal dan bekerja yang letaknya berdekatan dengan Indo Lampung dan dari sana kami akan bersama sama menuju lokasi. Tempat mereka tinggal adalah camp Bratasena, milik perusahaan pertambakan udang CPB yang harus didatangi melalui rute yang berbeda. Wilayah pertambakan tersebut dijaga sangat ketat sehingga diperlukan ijin khusus bagi umum yang bukan karyawan atau mitra CPB untuk bisa memasuki areal mereka. Selain daripada itu, perjalanan menuju Camp sdr. Heri terdiri dari perjalanan darat, lalu naik ponton bersama kendaraan menuju lokasi Bratasena kemudian perjalanan darat lagi.
Rombongan kecil yang terdiri dari saya, Pak Susilo (aka HarjonoS), adik saya Saiful dan Yayat, Suparto (asisten Yayat di kantor) dan Sugeng calon anggota FF dari Cilegon meluncur dari Jakarta pada hari Jumat tanggal 2 Mei jam 14.00 menuju Bandar Lampung melalui Merak. Pada saat kami mampir sebentar di Rest Area setelah Pintu Tol Karang Tengah kami berhenti sejenak untuk membeli buah2an pak Susilo yang kehilangan kesabaran minta ijin untuk mengambil alih kemudi Nissan Serena yang semula saya kemudikan (he, he, he, he). Selanjutnya mobil tersebut dipacu menuju Merak dan tepat jam 16.00 kami sudah menaiki Ferry dan jam 20.30 kami sudah check in di hotel Sheraton Bandar Lampung. Esok harinya, setelah sarapan pagi, tepat jam 06.30 pagi kami memindahkan peralatan dan perbekalan ke 2 buah Jeep Landcruiser yang sudah standby bersama pengemudinya dan pada jam 06.40 kami memulai perjalanan kami.
|