View Single Post
  #15 (permalink)  
Old 01-05-2008, 08:36
silver_sanma's Avatar
silver_sanma silver_sanma is offline
Lorensius
Location: Osaka, Japan
RegularFishy
 
Join Date: Aug 2007
Posts: 1,258
Points: 10,370, Level: 43 Points: 10,370, Level: 43 Points: 10,370, Level: 43
Activity: 48% Activity: 48% Activity: 48%
Default

Sedikit ikutan cerita ya.....

kalau di sini (Jepang) kebiasaan pakai udang hidup, caranya antara lain seperti yang Mister Ong ceritakan, yaitu di kepala dan ekor. Untuk yang dikepala, posisi bisa dipipi (persis dibawah cangkang/kulit bagian pipi) bisa juga diujung kepala, sekitar tanduk. kalau dibagian pipi, arah pemasangan kali dari bawah ke atas, dari belakang ke depan. Kalau dibagian kepala sekitar tanduk, dari kiri ke kanan atau sebaliknya sama saja, asal bukan dari bawah ke atas atau atas ke bawah.

Untuk bagian ekor, biasanya dari arah bawah ke atas, disekitar ekor, mata pancing muncul di punggung udang dekat ekor. Tapi ada juga yang keadang memotong ekor udang terus dimasukan dari bekas potongan ekor itu masuk ke badannya menyusuri kulit udang bagian punggung dan keluar di bagian yang ada kakinya. Cuman, kayaknya untuk cara ini, udang lebih cepat mati.

Satu lagi yang kudu diperhatikan adalah besarnya udang dan besarnya mata kail kudu seimbang, kalau mata kail terlalu kecil biasanya kurang mantab nancepnya sehingga mudah lepas, tapi kalau terlalu besar, udang akan cepat mati. Mungkin itu disebabkan terlalu banyak oragan tubuhnya yang rusak/luka karena ditembus mata pancing yang terlalu besar.

Untuk membuat umpan udang hidup lebih tahan lama hidup selam perjalanan, selain dikasih oksigen/udara pakai alat......... aduh lupa istilah Indonesianya... terus dikasih juga pendingin di sekitar tempat menaruh umpan udang hidup itu sehingga air tidak menjadi terllau panas. Biasanya dengan cara ini udang lebih tahan hidup dan selalu lebih sehat/energik...
__________________
Rgds,
s_s (sabiki.multiply.com)

...heaven only helps who help themselves...
Reply With Quote