Ortu saya dulu pernah menetap di Ambon dan saya juga pernah mengunjungi site tersebut. Belut tersebut sebenarnya adalah moray eel yang berasal dari laut tapi somehow sudah beradaptasi dengan air tawar. Kalau anda sempat bertanya ke pawang-nya, pasti dia bilang bahwa dibawah kolam ada lubang atau gua yang berujung di lautan. Mulut gua-nya sendiri cukup besar untuk dimasuki oleh manusia dan menurut cerita pawang tersebut, ada tim dari jepang yang ingin mendokumentasikan ikan tersebut sekaligus meng-eksplore gua tersebut. Mereka masuk kurang lebih 1-2 km dan kembali lagi karena gua tersebut tidak bisa ditembus lagi karena celahnya menyempit.
|