Wah, thread ini bagus sekali. Sebagai member yang sudah agak lama saya juga menganggap thread ini bagus sekali. Apalagi melihat bahwa banyak newbies yang terlibat dalam diskusi ini. Laurensius benar, di negeri kita ini banyak kerancuan istilah, bukan hanya dalam dunia permancingan tapi juga di bidang lain seperti politik, pemerintahan, manajemen, bisnis dsbg. Tapi seperti kata Teguh; tidak usah pusing pusing dgn istilah, yang penting kita semua tahu dan SEPAKAT tentang arti tiap istilah itu.
Oh ya, mengenai istilah GLOSOR; pertama benar bahwa artinya mancing dasaran (biasanya di empang atau tambak) tanpa pelampung TAPI pakai timah pemberat. Mata pancing yang ada umpannya dan pemberatnya diGLOSORkan (Sunda: di-golosor-keun = di glingingkan?) didasar kolam menuju ke sasaran. Lalu bagaimana dengan JEBLUG. Kalau ini juga mancing dasaran tapi dari atas perahu, berarti di laut atau danau. Mengapa disebut jeblug? Karena kail dan timah pemberatnya dicemplungkan atau agak dilontarkan ke kair dan menimbulkan bunyi "jebluk" ! Kira kira begitulah! He, he, he, he!
Salam untuk semua!
|