Quote:
Originally Posted by Super_hampala
Mas, sy sudah pernah korespondensi dg dosen perikanan Umbraw dia udah mengadakan riset ttg hampala di Waduk Karangkates, spt halnya keluarga Cyprinidae lainnya (tawes, nilem, ikan mas) cara memijahnya di daerah2 lumut di pinggiran berbatu. Jd kalau bs membiakkan ikan mas dan tawes, membiakkan hampala adalah tidak terlalu susah. Penelitian hampala hanya sekedar bikin makalah saja karena ikan ini tidak ada nilai ekonomi'nya waktu itu.
|
Problem dari dosen dosen kita tuh hanya mikirin perut n tidak mikirin lain nya , coba kalau dosen tersebut juga pemancing , pasti sudah terpikirkan nilai " life style " nya hampala , pikir saja saya dan teman teman lain pergi ke KalTim untuk bertarung dgn hampala , malah ada orang Singapore yang jauh jauh ke tempat yang sama untuk tujuan yang sama .
Seumpamanya di setiap daerah di Jawa ada satu bendungan / waduk / danau yang bisa di khususkan untuk menunjang hobby dgn memberdayakan penduduk sekitar sebagai guide / penyewa perahu , etc. , bukan mustahil lebih banyak lagi lure fisherman akan kesana dan pembuat lure local pun akan mendapat keuntungan nya dan penjual alat pancing pun ikut untung , jadi mereka ini yang seharusnya mempelopori tebar behih ini .
Nah , gimana seterusnya nih Soni ?
Jon .