Quote:
Originally Posted by bobbo
Sempet terbersit dipikiran, gimana deh kalau saya udah umur 50 up (bila umur panjang hehehe....), n dengan teknik popping n fight without chair (fight dengan berdiri)masih mau cari GT 25kg up (kalo belom punah juga hehehe...)... gimana dengan boyok (punggung) kita2 yg saya rasa jadi problem bila 'apes' kena GT besar hehehe...
Mungkin pak Jhon or pak Ruki or bro Wiwied or senior lainnya bisa bagi tips teknik fight or ada alat bantu untuk membantu "menghemat" punggung???
|
Kalau menurut hemat saya sih, sebenarnya kita ndak perlu memaksakan diri fight sambil berdiri apalagi kalau sudah berumur, daripada pinggang melintir terus kudu pensiun sampai mati...
Justru biasanya manusia diciptakan berakal budi untuk berpikir bagaimana membuat sebuah "tugas berat" itu terasa lebih ringan, yaitu dengan diciptakannya alat-alat penunjang.
Dalam hal mancing ini, ya, ada reel, ada joran, ada dudukan joran, ada kursi yang ada seat beltnya... dan semua itu malah kudu dipakai biar kita selalu dalam kondisi yang tingkat "aman dan nyamannya" lebih maksimal.
Emang mungkin kalau kita bisa mengalahkan ikan jumbo tanpa alat bantu itu bisa terlihat sedikit lebih "heroik" tapi juga kudu diingat, begitu ada kecelakaan sedikit saja, kita bisa terlihat "bodoh" karena nantang bahaya yang tidak perlu dan tidak semestinya perlu dilakukan.
Lagian, usia tua bukan berarti kondisi fisik dan kemampuan jadi lebih lemah dibanding yang masih muda lho. Tadi malam saya lihat acara TV yang menggambarkan "para wanita pendekar laut", yang salah satunya adalah kelompok wanita nelayan pencari awabi (sejenis kerang yang hidup di antara barang-karang). Untuk bisa mengambil kerang ini kudu nyelam tanpa alat bantu pernafasan, yang dipakai cuma kaca mata renang, sedalam kira-kira 8-10 meter. Yang
paling banyak hasilnya adalah seorang nenek-nenek usia 79 tahun! Padahal anggota kelompok ini banyak yang masih jauh lebih muda dari dia.
Juat my 2 cent...