Quote:
Originally Posted by afif
Congrats Mas Frans and team, lumayan hasilnya, Pak Supar ikut ?
@ untuk Oom Izzuman, kita sebut mata kail grandong, yaitu : mata kali 2 buah yang di jadikan 1 dimana ujung mata kail dimasukkan ke lobang mata kail lain yang satunya, sehingga tergabung menjadi satu, dan atasnya sudah di cor dengan timah, kalau mau beli ada di WBW, yang bikin daeng Udin, harga 1 buah Rp. 10.000, jika kita menggunakan pancingan grandong tsb, yang dimasukkan ke dalam ikan mati (kembung, selar, dll), pada saat di dalam air, umpan ikan mati tsb seperti ikan hidup, sehingga menarik jeng riri (ini untuk mancing dengan teknik dasaran), sayang saya tidak bawa picnya, selamat mencoba.
@ menurut saya tidak sama dengan umpan jahit, mungkin cara memasukkan mata kailnya sedikit ada persamaan, tetapi yang membedakan adalah, pergerakan ikan didalam air
|
Pak Afif,
Tk. Saya sudah dapat masukkan tehnik baru lagi dari Pak Yanto Su dan Bapak, mengenai kail grandong.
Sebetulnya saya tuh masih mau tahu dari bapak-bapak yang sudah berpengalaman,
@Yang pertama mengenai rebon jika mancing dasaran di merak. Kalau gak ada rebon gimana ya pak?
@Yang kedua, apakah sudah pernah ada yang menggunakan lure (popper) terus diarahkan ke arah P. Tempurung (ketika kawanan tenggiri akrobatik)? @Apakah mungkin jigging di merak, tekniknya? <kondisi arus cukup kuat>
Bapak-bapak saya kebanyakan tanya neh, soalnya baru belajar. Tk.
(Pak Moderator, mohon maaf untuk tanya2 tehnik sekalian di fishy report>