View Single Post
  #1 (permalink)  
Old 07-04-2008, 19:38
hampala's Avatar
hampala hampala is offline
Soni / Adi Wisaksono
Location: Magelang
Hampala Hunter
 
Join Date: Mar 2005
Posts: 4,236
Points: 45,049, Level: 93 Points: 45,049, Level: 93 Points: 45,049, Level: 93
Activity: 2% Activity: 2% Activity: 2%
Send a message via MSN to hampala Send a message via Yahoo to hampala
Default Penyelamatan penyu wilayah Wakatobi mengalami kendala

Penyelamatan penyu wilayah Wakatobi mengalami kendala

Seorang teman dari The Nature Conservancy wilayah Wakatobi memberi
kabar bahwa salah satu speedboat milik joint program TNC dan WWF
dilempar bom jenis molotov oleh perahu nelayan tak dikenal.

Kejadian tersebut dimulai saat speedboat kambala dengan kapten La Ane
dan kru Herman berikut rekan-rekan dari Taman Nasional Wakatobi sedang
keliling perairan Wakatobi untuk patroli zonasi larang tangkap
sekaligus memonitoring tangkapan dengan cara mendekati satu-persatu
perahu yang berada di wilayah perairan tersebut. Nelayan pun beragam,
dari nelayan berkapasitas kecil dengan perahu betok single stroke,
hingga nelayan semi profesional bermodal perahu 10 meter kubik lengkap
dengan fishfinder dan motor jala berhidrolis.

Saat speedboat kambala milik TNC-WWF mendekati salah satu kapal
nelayan yang berkapasitas sedang, tiba-tiba saja 3 orang nelayan
langsung melemparkan botol-botol berkemasan topi miring dengan sumbu
kaos ke arah kambala. 2 bom diantaranya tidak mengenai namun satu
telah melukai sisi belakang speedboat hingga terhempas bak gelombang
besar. La Ane kapten speedboat kambala dengan sigap dapat menghidari
serangan bom ketiga.

Bom jenis molotov ini diduga berisi humus sapi dengan kadar amonia
tinggi bercampur belerang dengan sumbu kaos yang sering diproduksi
oleh nelayan-nelayan perairan Indonesia. Sampai dengan hari ini
kapolres langsung membawahi pengejaran bersama dengan jajaran Taman
Nasional Wakatobi mengerahkan 20 personil yang dibagi kedalam 3
speedboat membagi pengejaran ke 3 arah tujuan kepulauan Wakatobi yang
berdekatan.

Saat ini kontributor Sari Darmarani sedang menuju kepulauan Wakatobi
untuk mendapatkan keterangan lengkap dari rekan-rekan di The Nature
Conservancy dan Taman Nasional Wakatobi, sehubungan pula dengan
tertangkapnya nelayan yang menangkap basah 22 penyu untuk di export
dan pelepasan Napoleon Wrasse yag sempat tertangkap dalam bubu
penduduk, bulan Maret lalu.

Belum ada kepastian apakah kejadian ini berhubungan dengan sakit hati
para nelayan sebagai akibat dari gagalnya penangkapan penyu beberapa
minggu lalu. Kapolres masih menyelidiki hal tersebut. Oknum perbuatan
tersebut diketahui sebagai nelayan pendatang dari Flores, yang
akhirnya tertangkap basah berusaha kabur dari kejaran ppolisi
kehutanan dan petugas Balai Taman Nasional Wakatobi.

Sejumlah bom berkemasan botol plastik dan kaca ditemukan dengan
kompressor yang selama ini dilarang digunakan, telah ditemukan
petugas. Saat ini 12 orang nelayan asal Flores tersebut telah diproses
oleh polres setempat.

(berita diambil dari http://www.indonesiareef. com/)
__________________
Soni
dian_wiryatmo@yahoo.co.id
08562910578
ym id : super_hampala

When there is water.... there will be fish....


Reply With Quote