Cigi, cara unik mendapatkan umpan hidup.
Di Biak, Papua sini ada cara unik mendapatkan umpan hidup untuk mancing. Cara ini belum pernah saya lihat di Jawa, jadi saya mau share sedikit ke rekan2.
Kalau siang hari sulit mendapatkan umpan hidup dengan kotrekan/sabiki (disini disebut Dopa). Jadi kalau matahari masih bersinar terang pemancing disini mencari umpan hidup dengan cara Cigi.
Caranya dengan menggunakan rangkaian 4 buah kail yang dibentuk menjadi seperti jangkar (lihat gambar). Alat ini (Cigi) disambungkan dg kenur. Ada yang menggunakan gulungan saja untuk menyimpan kenurnya, ada juga yang menyambungnya dg batang kayu yang berfungsi seperti joran. Kalau saya sih sambungkan saja ke joran kecil.
Cigi ini dilempar diantara kerumunan ikan umpan (baitfish). Setelah posisi baitfish ada diatas Cigi maka kenur disentak sehingga Cigi menempel pada ikan (unjung kail menembus badan ikan).
Saya pikir cara ini bisa digunakan disini karena disini Baitfishnya banyak sekali, mungkin ribuan. Kalau sedang mancing terasa seolah-olah cuaca sedang mendung karena air terlihat hitam akibat kerumunan Baitfish.
Saya diajarkan oleh anak-anak kecil di P. Pasi cara membuat Cigi dan diajarkan pula menggunakannya.
Ternyata cara ini cukup efektif kalau baitfish sedang banyak.
Kerugiannya adalah kondisi baitfish tidak sebaik yang didapat dari kotrekan. Hal ini tentu saja karena mata kailnya bisa mengenai bagian apa saja dari baitfish (paling sering adalah bagian perut atau ekor). Biasanya kalau mengenai perut apalagi sampai tembus baitfish cepat mati atau berenangnya pelan. Jadi paling optimal adalah dapat baitfish yang terkena cigi di ekor.
semoga berguna, salam
|