View Single Post
  #10 (permalink)  
Old 03-04-2008, 18:07
abu_yoga's Avatar
abu_yoga abu_yoga is offline
sarimun
Location: jakarta
PremiumFishy
 
Join Date: Nov 2007
Posts: 612
Points: 2,316, Level: 19 Points: 2,316, Level: 19 Points: 2,316, Level: 19
Activity: 20% Activity: 20% Activity: 20%
Default

Ikut nimbrung setahu pengalaman saya :
Wah... asyik bener ngomongin tentang udang galah/satang seolah terkenang masa lalu waktu udang masih banyak (belom banyak kena limbah >>> khususnya di Jakarta dan sekitarnya).
bro Eianzona....
Rasanya semua sudah disharingkan dari rekan2 terutama bro Yuri yang telah mengupas tuntas (kayak acara tv....hehe) mulai dari arsenal /alat-alat, umpan hingga cara mengangkatnya...kalo ada perbedaan hanya tipis saja.
1. Biasanya sungai yang ada udangnya (galah) termasuk didaerah hilir sungai.
2. Spot udang biasa berkumpul di tempat-tempat kayu roboh yang sudah lapuk, tiang pancang, rumputan di tebing yang airnya dalam, tegongan air yang alirannya lambat.
3. Waktu makan udang relatiplah bisa siang ataupun malam, penggunaan perahu sangatlah ideal karena bisa menjangkau daerah /medan yang sulit dibanding lewat darat (tepian sungai).
4. Khusus mancing malam... jangan pas lagi terang bulan apalagi terang bulan penuh (purnama)... dari pengalaman saya dan teman2 wah... itu udang nggak napsu makan kalaupun ada yang makan biasanya hanya dipegangin doang...atau udang akan terlentang hingga sering sekali mocel.
5. Keadaan lingkungan alam akan sangat berpengaruh terhadap makannya udang. Misalnya lagi banjir airnya sangat deras dan keruh, sungai tersebut sering kena pencemaran/racun (biasanya dari pabrik yang membuang limbahnya tanpa diolah terlebih dulu). Yang paling ideal adalah sungai itu dalam keadaan airnya bening, mengalir pelan... mantap oi....
6. Pemberat diperlukan untuk mencapai dasar (-/+ sebesar melinjo atau lebih kecil sedikit) memakai hok (mata kail) tunggal (pancing sukabumi- atau bikinan sendiri menyerupai clurit tanpa ruit). Untuk pembatas bisa digunakan timah daun atau kili-kili sejengkal dari mata kail.
7. Untuk umpan biasanya memakai cacing (terserah cacing apa.. tapi cacing susu keliatannya lebih dominan (cacing yang hidup di tumpukan sampah yang udah lama berwarna agak keputih2an-kalau terpotong diwaktu malam mengeluarkan fosfor (cahaya).
8. Udang makan dengan cara dipegang dulu... ditarik...baru didekatkan ke mulutnya terus mundur... (ini berkaitan bila joran baru melengkung jangan buru-buru diangkat) tunggu dulu biar sampe ke mulut.

Mungkin masih banyak yang perlu disharingkan... tapi itulah pengalaman saya, bagi para senior2 silahkan bila ada yang perlu dikoreksi atau ditambahkan. Mudah-mudahan dapat membantu dan selamat mencoba mancing udang.

Salam-
Reply With Quote