View Single Post
  #2 (permalink)  
Old 30-03-2008, 08:43
koerga's Avatar
koerga koerga is offline
Irwin Ismail
Location: rawamangun
RegularFishy
 
Join Date: Dec 2004
Posts: 1,036
Points: 11,456, Level: 46 Points: 11,456, Level: 46 Points: 11,456, Level: 46
Activity: 33% Activity: 33% Activity: 33%
Default

From: "sutandar" <sutandar@corexindo.co.id>
Sender: Mancing-L@yahoogroups.com
Subject: RE: [Mancing-L] Forum diskusi komunitas Mancing dengan DKP danPEMDA
Date: Sun, 30 Mar 2008 00:55:14 +0700


Bung Praz,



Kalo ditanya hasil….

Tidak ada yang konkrit ……karena memang masalahnya juga belum dikonkritkan…

Masalahnya memang bermasalah untuk dipermasalahkan….. heheheheh…

Forum diskusi kemarin masih berupa forum “ketukan pintu pertama” buat orang2 di pemerintahan pusat dan daerah.

Yang hadir dari pihak pemerintah :

Ketua Badan Riset Kelautan & Perikanan (eselon 1 DKP),

Sekretaris Dewan Maritim Indonesia bidang Wilayah (institusi yang menangani tata ruang pesisir, laut dan pulau2 kecil)..

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pessel (Painan),

Kepala Dinas Pariwisata Hamahera Utara,

Dua orang dari Angkatan Laut.

Dari Komunitas mancing :

Adhek dan Toto Juniarto yang membeberkan potensi ekonomi dari industri mancing, sempat mencuri perhatian dari ketua BRKP karena ternyata nilainya mencapai triliunan rupiah pertahunnya.

DPP Formasi (Yuwono,Susanto, Eric Laoh, Adrianus).

Komunitas Fishy Forum dan Mancing L (cuma beberapa gelintir doang….).

Tampaknya pihak komunitas belum mampu untuk memberikan merumuskan masalah yang spesifik kepada pemerintah.

Kalau masalah pengeboman dan pemotasan, mereka kayaknya tahu tapi belum ada solusinya ... kalau ada mah ajaib…. Cuma Abu Nawas yang bisa mengatasi masalah ini …heheheheh….

Pemda Pessel sudah mulai mensosialisasikan dan menangkap 2 pemotas, dibawa ke polres dan diberi peringatan keras kepada pelakunya. Katanya penangkapan ini masih bersifat edukatif, jadi belum dipenjara.

Sudah ada cahaya remang2 ke arah itu, karena adanya kemauan politik dari pemda setempat.

Di Raja ampat, sudah lebih maju, karena LSM di sana banyak dan aktif…

Di Halmahera Utara, baru mulai ada kemauan politis keraha pelestarian laut.

Kalau kasus yang dibawa Wiwied di Sulawesi dan sekitarnya itu… Abu Nawas saja mungkin perlu waktu 10 tahun…. Baiknya daerah yang sudah tinggi tekanan sosialnya kayak gitu ditinggal dulu aja…. Kita dorong dan bantu Pessel, Sumatera Selatan, Halmahera Utara, Kupang, Sumba Timur dan lain yang birokratnya punya kemauan politis dulu….

Walhasil Wied…. Loe pindah lagi aja ke Kupang….gimana?


agus

(serius terus…)



From: Mancing-L@yahoogroups.com [mailto:Mancing-L@yahoogroups.com] On Behalf Of pras saidi
Sent: Saturday, March 29, 2008 6:39 PM


yang dateng ke forum diskusi, sharing dong hasilnya, thanks

wass
praz
__________________
.··´¯`·.¸.·><((((º>
·.¸.·´¯`·...¸.·><((((º>
fish don't care what you paid !
Reply With Quote