Wah makhlum ilmu masih cetek kang Sigit, jadi mohon maaf kalo belum memuaskan. Umpan kemaren itu menurut saya masih umpan dasar, finishingnya tentu masih ditambah aroma amis (kalao saya, saya tambah tuna kaleng 1 merk d*** plus cocolan kroto), dan itulah seninya mancing.
Ternyata juga, umpan si madu ini tidak asing lagi dengan saya setelah melihat bahan-bahan yg di siapkan dan sudah lama menemani saya mancing. Tidak di anjur, tapi biasanya saya bawa umpan minimal 2 jenis untuk setiap trip, jadi ada option pilihan yg lebih mendekati kesukaan ikan.
dan salam banjir (gile pulang banjir ±2km di casablanca).
salam
NB: untuk umpan kuning, jika suatu empang biasa pake amis cobalah dengan mencampur ikan belut dan lebih baik lagi belut sawah, bukan belut ternak (maaf sekali lagi, dicoba! berarti bukan jaminan)