Salam mancing utk semua...
Quote:
Originally Posted by aris_pasirputih
*kenapa dari banyak strike cuma 5 aja yg naik,banyakan lolos dan lepas di udara.
*apa hooknya kegedean apa kekecilan?,hook pake yg hitam leher panjang no.2 dan no.5 yg biasa
|
Wah, asyik bener mancing gabus dan betik (betok) di sawah. Bener2 menguji kecermatan menaruh umpan di sela2 tanaman padi. Beruntung mas2 masih menemukan sawah yg ada ikannya.
Menurutku "banyak strike tp lolos di udara" karena 2 hal. Mata kail dan jorannya. Mata kail pilih yg pas di mulut ikan, lbh kecil gak masalah asal jgn terlalu besar atau terlalu kecil. Pilih mata kail karbon krn cenderung lebih tajam dan mudah nancap. Joran juga pengaruh, jika terlalu kaku, saat ikan meronta kemungkinan lepas lbh besar. Jika jorannya lentur, rontaan ikan akan teredam oleh kelenturan joran. Pakai joran tegeg atau joran yg ujungnya fiber, mas.
Untuk mancing gabus, bener spt dibilang temen2 sebelumnya. Umpannya bisa cacing yg disisakan ekornya lumayan panjang agar bergerak2. Atau pake anak kodok (precil atau berudu). Tp mata kail utk gabus hrs cukup besar krn mulutnya lebar, klo kekecilan sering mocel.
Kalau mancing ikan gabus di rawa2 atau sungai lebih mengasyikkan lagi, mas. Kita bisa neger (najur) dengan umpan ikan kecil (ikan wader pari/seluang, atau anak ikan nila) hidup dgn kail ditembuskan di bagian punggung atas. Tp kail jgn sampai menembus tulang tengahnya agar bisa bertahan lama.
Caranya neger, tancapkan pancing tajur di pinggir rawa (asalkan bagian pinggir itu agak dalam), buat ikan tergantung tp tetap bisa berenang muter2 di permukaan (kira2 sedalam 2 cm di bawah permukaan air). Ikan gabus sangat tertarik dgn gerakan2 itu.
Jika sasaran di tengah rawa. Pakai timah di bagian ujung dgn mata kail di bagian atas, senar leadernya sekitar 15 cm agar ikan gak berenang muter2 terlalu jauh. Usahakan umpan hidup itu dekat permukaan air. Pengalaman saya, ikan gabus tidak terlalu suka dgn umpan yg terlalu dalam di dalam air.
Wah, aku ceritanya terlalu panjang. Maaf mas-mas sekalian. Pareng rumiyen.
Salam