Kenapa harus joran tegeg dan garong an
Numpang ngobrol bapak2 abang2 dan rekan2 baronanger
Saya ada sedikit informasi mengenai joran tegeg dan pancing garong, ini juga pernah diulas oleh salah satu "suhu" baronang, namanya bapak Cien, sayangnya beliau sekarang kurang aktif.
Sebetulnya baronang bisa dipancing dengan sisitim konvensional yaitu pancing tunggal. Contohnya disalah satu karang (karang Kroya P. Seribu) saya pernah nimba baronang angin sampai hampir 50 ekor dengan umpan rebon diair dalam (20 m). Di P. Onrust pada waktu ramenya baronang susu juga pakai pancing tunggal dan rebon sampai box penuh.
Tapi itu lain cerita, sebenarnya pancing Garong dan joran tegeg ditujukan :
1. Untuk mancing didermaga dan batere dengan kedalaman 2-5 m. Lebih dari itu mancing baronang dengan joran tegeg dan garongan akan kelabakan.
2. Bahwa mancing baronang dengan tegeg dan garong, kita menyambar dagu sang baron dengan garong dengan harapan ikan target terkait. Jadi kalo mancing konvensional ikan yang menyambar kail yang ada umpannya. Jadi jangan harapkan anda mancing dg tegeg dan garong tidur2an terus joran anda tiba2 melengkung kena sang baron.
3. Jadi secara teknik anda dapat mempertimbangkan berapa cepat anda dapat mengait dagu baronang karena baronang dapat menggunduli lumut hanya dlm waktu beberapa detik, fikirkan juga seberapa kaku joran anda dan elastisitas kenur pada saat tegeg disentak sampai garong mengait dagu sang baron
3. Seninya mancing ini adalah waktu pelampung bergetar dan joran melengkung waktu baron target anda berusaha melepaskan garongan didagunya, ini bisa jadi cerita turun menurun (he he)
Sekian cerita dari saya
Terimakasih
|