Mancing Di Sungai Inaran Kab. Berau
Hari / Tgl : Minggu / 09-Maret-2008
Lokasi Mancing : Sungai Inaran Kab. Berau Kaltim
Cuaca : Berubah-ubah, pagi mendung dan kabut tebal, hujan, cerah sebentar kemudian hujan lagi.
Berbekal hasil survey minggu lalu, kami akhirnya menyusun kembali rencana untuk mengunjungi Sungai Inaran. Kali ini sekalian ajak teman2 yg lain untuk dikenalkan dng dunia mancing dan sekaligus refreshing dari penatnya pekerjaan. Tidak tanggung-tanggung total yg berangkat 12 orang (kayak mau main bola aja he..he..he..)
Janjian ngumpul di kantor jam 07.00 pagi, namanya brangkat ramai-ramai pasti dech molor, jam 08.00 baru ngeng ke lokasi dng menggunakan 2 mobil.
Perjalanan ke lokasi lewat jalan umum ke arah Kampung Suaran dng jarak tempuh +/- 50 KM, kemudian belok masuk melalui jalur jalan tambang (bukan jalan umum) +/- 30 KM dan selanjutnya tembus memasuki jalan logging perusahaan kayu dng jarak tempuh +/- 21 KM.
Cuaca mendung dan kabut sangat tebal, tp tidak menyurutkan semangat untuk tetap melanjutkan perjalanan. Ada beberapa titik jalan logging yg kondisinya cukup parah/berkubang lumpur dan menanjak tp semua berhasil dilalui dng baik (wajib pakai mobil dng penggerak 4WD)
Sampai dilokasi langsung turunin barang-barang dan setting Arsenal masing-masing, lagi kasih pengarahan ke teman-teman, eh ternyata P’ Agus sdh curi start casting pakai jointed mas Soni, baru dua kali lemparan sdh berhasil strike dan hook up 1 ekor hampala, tanpa tunggu dikomando langsung peserta adu cepat turun ke sungai dan mengeluarkan jurus masing-masing (hi..hi..hi..sampai tidak ada yg mau jadi tukang foto..akhirnya hasil tangkapan P’ Agus tidak ada fotonya…sorry yach?)
P’ Ting dengan umpan jangkrik yg berada diposisi arus sungai yg cukup deras menjadi peserta yg kedua strike dan hook up 1 ekor ikan Sappan/Sebarau. Saya (Kino) menyusul strike dan juga berhasil hook up 1 ekor ikan Sappan/Sebarau dng menggunakan jointed Mas Soni (bener2 sakti nich buatan Mas Soni), belum sempat di realise dng bener, ikan ini sudah berontak duluan dan berhasil melepaskan diri dari hook. Untung masih diatas air, sehingga ikan ini langsung berenang kembali ke sungai (hhmm… untung sudah sempat di foto jadi ada bukti he..he..he..)
Hanya berselang 15 menit P’ Ting strike lagi 1 ekor ikan Sappan/Sebarau dng umpan jangkrik, waaah ikan Sappan/Sebarau doyan jangkrik juga……
P’ Totot yg dari tadi casting pakai Spoon ganti pakai minnow Strike Pro warna biru dan akhirnya berhasil juga strike dan hook up 1 ekor ikan Sappan/Sebarau, dan 5 menit kemudian berhasil lagi daratkan 1 ekor ikan hampala.
Menjelang tengah hari akhirnya P’ Teguh yang dari tadi dng penuh semangat casting berhasil juga mendaratkan 1 ekor ikan hampala dengan size yg cukup besar, pakai kalau tidak salah maglure type Glow made in Mas Soni (cuma sempat diragukan karena tidak ada saksi yg lihat siapa tau hampala terdampar dipinggir sungai ha..ha..ha…sorry P’ T becanda)
Ada beberapa kali terjadi strike tp mocel. Lagi seru-serunya casting, hujan turun dengan deras yg akhirnya membuat peserta satu-persatu berguguran lari berlindung di tenda yg kebetulan ada dibuat oleh penduduk yg bekerja sebagai pengawas sarang burung walet (disekitar sungai ini banyak burung walet).
Sambil tunggu hujan berhenti kami isi dng istirahat sambil makan siang. Cukup lama hujan turun dan berhenti +/- 1 jam kemudian, kelihatan kondisi air sungai mulai keruh, tp kami tetap penasaran untuk coba spot lain agak ke hulu. Dengan berjalan kaki menyeberangi dan menyusuri sungai kami coba ke hulu, tp air semakin keruh, coba casting selama 1 jam tp tidak ada sambaran, hanya ada 1 ekor ikan baung dng umpan jangkrik. Semakin lama air juga semakin keruh kecoklatan dan akhirnya kami putuskan untuk pulang, walaupun hari masih blm terlalu sore.
|