View Single Post
  #5 (permalink)  
Old 02-03-2008, 05:45
Surya P Surya P is offline
Surya P
Location: Jakarta
RegularFishy
 
Join Date: Feb 2008
Posts: 7
Points: 182, Level: 3 Points: 182, Level: 3 Points: 182, Level: 3
Activity: 0% Activity: 0% Activity: 0%
Default

15. Ada lagi nih masaalah mesin 4 tak yang banyak orang tidak sadar dan dealer juga kurang berikan informasi ke pada user sebab user sulit menerima dan mengerti karena banyak user masih berpacu kepada kebiasaan mereka dengan mesin 2 tak.

Semua mesin perlu ada kenalpot, tidak terkecuali. Kita panggil ini exhaust manifold, sebab kalau kita bicara kenalpot terlampau umum, bisa2 di pikir tabung silencernya.

Mesin 2 tak karena membakar minyak 2 tak dan minyak itu tidak total terbakar, minyak itu akan melindungi exhaust manifold dengan lapisan film oli. Film ini akan memperlambat rate of corrosion di exhaust manifold.

Mesin 4 tak tidak ada pelumas yang ikut di bakar, jadi buangan gas pembakaran yang di dinginkan oleh air laut akan menjadi uap panas...sauna neh... . Nah musuh semua bahan logam apapun adalah garam dan suhu panas. Kalo di industri kita kenal sebagai Accelerated Salt Test. Garam kan biang korosif, eeehh ditambah suhu panas pula, yah top dah. Jika ada metallurgy engineer di forum ini, pasti anda pernah lihat tabel babak belur nya logam terhadap uap air garam dan jika melebihi treshold suhu tertentu terjadi akselerasi korosi yang tidak linear...alias cepet kaleee.

Untuk pemilik mesin inboard/dalam yang diesel atau bensin, pasti sudah biasa melihat exhaust elbow ( bagi yang awam, ini perangkat di mana gas buangan di jeksi air laut ) bocor dikit demi dikit. Kalau yang pakai mesin diesel dan exhaust elbow nya di buat oleh pabrik kapal yang pakai barang bagus, biasanya 1,600 - 2,000 jam atau 6 tahun baru bocor jarum lah. Ada sih kapal yang branded tapi baru 600 jam exhaust elbow udah patah.

Jika mesin inboardnya adalah bensin dan tipe Mercruiser, itu exhaust elbownya mass production dan lebih cepat jebol...maklum lah. Juga tidak mahal nih barang.

Nah, jeleknya di mesin tempel, exhaust elbow itu intergrated ama fungsi lain, biasanya jadi engine holder atau apa gitu. Karena mesin 4 tak itu bentuknya kompak dan dibuat sekecil-kecil tuh foot printnya, jika exhaust elbow bocor, bisa-bisa tuh lubang kena bagian lain mesin dan air laut/kenalpot migrasi ke tempat lain...cilaka lah. Kalo mesin inboard/dalam, hampir pasti exhaust elbow ada nya di atas gearbox..hampir bisa di pastikan, kecuali yang pakai V-Drive atau terbalik arah posisi mesin nya.

Enaknya mesin inboard jika exhaust elbow bocor, langsung kelihatan sama engineer/ABK. Kalo mesin tempel, tak nampak neh.

Sayangnya lagi di daerah terpencil, bensin suka di campur minyak tanah. Ini jelek buat sih exhaust elbow karena suhu pembakaran jadi tambah panas juga.....maklum detonasi/glitik yang sering terjadi...yah mangkin cepat jebol lah tuh exhaust elbow.

Sialnya, setau saya di Indonesia sampai saat ini belum ada importir yang keluarkan Tech Bulletin bahwa exhaust elbow di Indonesia untuk mesin 4 tak boleh di kategorikan sebagai consumable. Emang di negara maju kebocoran exhaust elbow ampir enggak pernah kedengaran dan karena banyak yang memang rawat mesin lebih baik, sehingga saat di overhaul kehausan dinding exhaust elbow bisa di deteksi awal dan tidak sempat jadi kasus. Sekarang saya kasih contoh, jarang-jarang di negara maju shock breaker, tie rod dan ball joint di anggap consumable parts..kalo di Jakarta dan apalagi abis musim ujan...parah man.

Diluar dari semua ini, polusi laut bagi yang di Jakarta, juga pengaruh bagi logam di exhuast elbow. Saya tidak tau kimia apa yang di buangi oleh pabrik2 ke sungai di Jakarta, yang jelas bagi kapal di Ancol Marina, sea water pump lebih cepat haus ketimbang kapal yang di Pantai Mutiara.
Pertama sendimentasi kotoran halus di Ancol lebih banyak dan air Ancol emang super jorok.


16. FUEL FILTER PRIMER - HEAVY DUTY & WATER SEPERATOR
Ini juga sering jadi titik problem mesin 4tak. Mesin 4 tak dan EFI biasanya ada dua macam filter di mesin nya sendiri. Filter kasar yang kertas kira2 sekitar 30 micron disebut low pressure filter dan yang tabung besi yang di sebut high pressure filter sekitar 10 micron. Kalo di mesin 2 Tak kaburator, filter biasanya cuma satu yang kertas.

Yang jelas EFI itu lebih irit dari kaburator karena metering fuel yang jauh lebih tepat dan atomization fuel vapor yang lebih sempurna untuk pembakaran. Kalo kaburator itu mesin yang minta bensin melalui suction dari saat piston turun, kalo EFI mesin yang di kasih bensin pada saat yang disesuaikan dengan mapping di komputer sih EFI. Karena atomization BBM yang lebih sempurna memerlukan filter yang lebih halus, bagi pemilik mesin 4tak yang tidak pakai filter awal seperti Racor Spin On, sering kena maasalah karena kotoran di BBM menyumbat filter bawaan mesin 4tak.
Jika kotoran tidak banyak, sering kali kecolongan di jumlah air yang masuk ke mesin.

Mesin 4tak biasanya ada alarm "Water-In-Fuel" dan jika user yang tidak mengerti saat mesin bunyi alarmnya dan jika sih komputer mesin melakukan pengamanan dengan mengkunci mesin untuk tidak lebih dari andaikata 3,500 RPM, user udah vonis duluan nih mesin kok cengeng....trouble terus.
Jika kita lihat filter kertas di mesin tempel, itu cuma bisa nampung air sekitar 50cc doank. Selebihnya bisa masuk ke chamber, saya lupa tuh nama tepatnya chambernya. Ini chamber dari besi dan ada drain plugnya, untuk buang air yang kecolongan masuk. Jika owner tidak sadar air masuk kedalam chamber ini, ini chamber bisa berkarat dan rontoklah logam karat kecil2 dan menyumbat high pressure filter. Lalu mesin endut2 tan lari nya atau maximum RPM tidak tercapai, biarpun air sudah di kuras. Damaged udah done, tapi user tidak sadar.

Bagi yang pakai filter tambahan sebelum suplai BBM masuk ke mesin, ini sebenarnya suatu ke harusan bahwa filter ini di pasang. Mesin di rancang untuk bakar BBM, bukan air. Pembuat mesin juga tidak mikirkan keadaan di Indonesia serbah parah sebab market terbesar di dunia adalah USA dan Eropa, dimana standard kebersihan BBM sangat baik.

Disini banyak pemilik mesin 4tak kecolongan. Mereka pikir reseh amat nih 4 tak. Apalagi yang BBM nya kecampur minyak tanah, minyak tanah itu cinta ama air dan doyan kawin ama air...he he he. Mangkin parah deh.
Jetting kaburator di mesin 2tak itu lubangnya gede jika di bandingkan ama jetting nozzle fuel injector, jadi 2tak lebih cuek ama kotoran.

Pokoknya baik mesin 2 tak ataupun mesin 4tak ataupun mesin apa kek, dilengkapi dengan filter yang bagus dan gede kapasitasnya dari tangki ke mesin...TIDAK ADA RUGI nya.

Juga saat beli filter, pastikan minimal adalah jenis dimana si filter ada mangkok untuk intip air yang terjebak dan so pasti ada drain plug nya. Ini artinya sih filter adalah juga coalescer ( pemisah air ). Di mesin kapal, kita takut banget ama air yang kecolongan masuk ke tangki BBM. Entah karena kondensasi, drigen transfer yang ada airnya, pom bensin yang tangkinya kerendem air laut kalo lagi pasang gila-gila an dan segala sesuatu yang buat air jadi masuk ke tangki. Kalo air sering ada di tangki dan tidak bisa dijejak dari mana......periksa tuh nipple ventilasi tangki. Kadang2 peletakan salah dan sudutnya salah. Air laut masuk saat ombak dan air cucian juga masuk.

Kalo yang bertanya kenapa air lebih banyak terdapat di tangki kapal walaupun tidak ada kebocoran, jawaban nya gampang.

AA. Karena tangki kapal itu besar, bisa 600 liter ke atas, otomatis total ruangan udara yang berpotensi untuk kejadian kondensasi lebih besar dari mobil.

BB. Mesin kapal kalo 200PK 2tak bisa bakar dengan gampang 75 liter perjam per mesin. Mau makan 1,000 liter jika kapal mesin nya 200x 3 itu gampang. Bayangkan jika 1% adalah air, banyak kan yang sisah di tangki.
Kalo mobil 1,600cc mau bakar 1,000 liter, kudu jalan 9,000 kilometer dan ini bisa 4-6 bulan baru abis. Di kapal 38-40 feet bermesin tempel, satu trip mancing saja 1000 liter itu tidak tergolong banyak.

CC. Mobil beli bensin di pom bensin dan langsung colok ke tangki. Kapal kudu pake drigen segala bagi yang tidak isi di Ancol Marina. Bayangkan resiko konteminasinya kayak apa.

Semoga bagi yang mau beli 4tak, informasi ini bisa membantu memberikan pandangan yang lebih realistis terhadap kebutuhan/kekuragan/kelebihan mesin tempel 4tak.


Fishy Regards,
Surya
__________________
Big fish is definitely better than BIG woman...kik kik kik
Reply With Quote