Mas Ade yang terhormat.
Dulu zaman saya balita mancing cukup dengan bilah bambu sebagai joran, senar kudu diurai dulu untuk diambil sedikit dan diikat diujung bambu joran. Pelampung dari bilah kayu kering. Pokoknya sederhana sekali, itu berlangsung sampai saya SMP. Tapi nikmatnya mancing tidak kalah dengan keadaan saya sekarang yang Alhamdulillah rada mending dibanding masih anak-anak dulu.
Bahkan ditahun 70an ditempat saya bisa mancing di selokan kecil yang pasti ada ikannya. Tidak seperti sekarang kalo mau mancing harus banyak keluar uang. Mungkin di daerah anda ikan masih banyak di mana-mana.
Keep fishing Mas Ade, jangan berkecil hati...kami di Jakarta selalu mendoakan anda. Amin...
__________________
Mancing Bukan Profesi tapi Mancing Banyak Sensasi
|