Mr. IKU
Saya setuju dengan Mr. Lod, bahwa kalau mau beli lure, kita mesti tahu dulu, kita mau apakan itu lure? Mau dipajang, mau dielus-elus atau mau dipakai untuk mancing.
Kalau mau dipajang atau dielus-elus, silahkan pilih bentuk dan warna yang sesuai dengan selera kita. Tapi kalau mau untuk mancing, silahkan dipilih yang sesuai dengan selera ikan.
Kalau kita bicara selera ikan, artinya kita mesti tahu dulu, ikan yang mau ditarget. Minimal, kita bisa tahu di area mana si ikan ini tinggal / hidup. Disekitar permukaan air, di bagian tengah atau di dasar air. Dari situ, kita bisa tahu jenis lure yang mau dipakai, floating, suspend atau sinking.
Kalau masalah warna, ini yang agak sulit, sebab biasanya warna itu menyesuaikan dengan warna air. Kalau air jernih, mestinya sih pakai warna-warna yang agak netral biar ikan nggak takut, dan sebaliknya kalau air agak keruh, kalau pakai warna kalem bisa-bisa nanti tidak nampak.
Untuk jenis lure, ya, ini juga bukan hal yang mudah. Pencil, shad, minnow, vibration... biasanya pengetahuan kita akan bertambah seiring dengan jam terbang kita masing-masing, plus tanya atau lihat kanan kiri. Tapi, setahu saya, biasanya orang yang baru mulai pakai lure lebih cenderung pakai jenis minnow...

mungkin karena bentuknya yang seperti ikan, jadi membuat angler lebih pede!
Kalau saya boleh kasih saran, kalau beli lure, lebih baik yang "bagus" sekalian. Saya itu dulu berpikir, toh sama saja, semua bentuknya seperti itu. Tapi ternyata "ikan itu pada matre!" kalau yang mahal, lha kok mau makan... selidik punya selidik, ternyata kalau yang bermerk dan mahal itu kalau di air bisa mirip sekali dengan ikan umpan si ikan target, baik bias warnanya dan juga gerakannya.
Tapi harus diingat, apa yang saya tulis di atas, bukan sesuatu harga mati. Artinya, kalau anda terus beli lure seharga sekian juta, terus anda pikir akan ada jaminan bakalan strike, itu ya, agak berlebihan menurut saya. Malah saya pernah dengar, di Gunung Kidul Yogyakarta, orang mancing dengan umpan tali rafia!

Mudah, murah dan strike!
FYI, saya punya banyak lure. Lebih dari 50 buah. Belum lagi soft lure (ini bukan dalam rangka sombong dan pamer, lho, cuman sebuah contoh dan perumpamaan yang gampang saja). Tapi pada prakteknya, sekarang ini, paling banter yang saya pakai, atau sering pakai, cuman separonya saja. Yang lain, itu mungkin seperti salah beli dan sebagai sisa-sisa proses belajar mengenal dunia casting. Kalau ada yang mau, silahkan ambil sendiri di tackel box saya yang warna bening....

tapi jangan salahkan saya kalau itu cuman akan bikin bulu ketek rontok doang...
Dan satu lagi, masih menurut saya yang juga baru mulai belajar casting ini, kayaknya casting ini bukan suatu pilihan yang tepat dan menarik buat orang-orang yang senang mendapat banyak ikan. Tapi nampaknya lebih ditujukan ke orang yang senang bermain-main di air/laut dan mau berpikir dengan sabar bagaimana mengendalikan lure itu sehingga bisa menggoda ikan sehingga mau makan/menyerang lure kita.
Btw,
kalau mau beli lure, kontak aja Mr Soni (hampala / super_hampala). Bukan promosi, tapi kayaknya berdasar cerita teman-teman di sini (FF) beliau ini cukup disegani di dunia per-lure-an. Saya sendiri sih belum pernah diberi kesempatan nyoba lure beliau, jadi belum bisa cerita banyak.