View Single Post
  #5 (permalink)  
Old 09-09-2006, 11:30
Cyber_Octopus Cyber_Octopus is offline
Firman M Priambodo
Location: Jakarta - Pondok Kelapa
Regular Fishy
 
Join Date: Aug 2005
Posts: 422
Points: 4,935, Level: 29 Points: 4,935, Level: 29 Points: 4,935, Level: 29
Activity: 0% Activity: 0% Activity: 0%
Send a message via Yahoo to Cyber_Octopus
Default

Quote:
Originally Posted by Lodewijk

Betul, dengan light jigging.....

Light jigging memang ditujukan untuk air dangkal 10-30meteran. Memang kalau terlalu dangkal baru beberapa kali 'pompa' jig sudah naik kepermukaan.....

Teknik yg lain dapat diterapkan disini selain 'high speed jigging' itu adalah teknik 'YO-YO-ing'. Sebetulnya teknik yo-yoing ini adalah teknik jigging yg tertua, banyak dipakai nelayan Scandinavia untuk mencari ikan Cod di kedalaman. Jig-nya pun sederhana sekali, hanya cetakan dari timah tanpa cat..., tapi cukup efektif.

Kembali ke teknik yo-yo, saya pertama kali dapat ikan pakai jig juga memakai teknik ini. Lokasinya di Karang Copong (dekat Panaitan), kalau tidak salah kedalamannya sekitar 30meteran, betul ? Kejadiannya malam hari sekitar 5-6 tahun yg lalu, sementara yg lain pakai umpan alami (irisan) tidak dapat ikan besar, saya yg pakai umpan 'besi' malah dapat yg lebih besar !

Bagaimanakah teknik yo-yo ini ? Sesuai dengan namanya tentu mudah ditebak yah ? Memang betul begitu, setelah jig sampai dasar, gulung sedikit (sekitar 1 meteran), lalu mulai digerak-gerakkan seperti orang main yo-yo (naik-turun).......
Om Lod ...

kalo temen saya yg satu ini pake tehnik "Lucky Jigging" baru nyemplungin Jig ( 150 Gr ) di kedalaman 10 Meter langsung strike. Retrieve nya cuman di tarik doank
Attached Images
File Type: jpg Jigging.jpg (93.1 KB, 91 views)
Highslide JS
Reply With Quote