View Single Post
  #1 (permalink)  
Old 10-01-2008, 19:21
nico's Avatar
nico nico is offline
nico
Location: batam
RegularFishy
 
Join Date: Oct 2007
Posts: 1,226
Points: 8,302, Level: 39 Points: 8,302, Level: 39 Points: 8,302, Level: 39
Activity: 19% Activity: 19% Activity: 19%
Default Nongsa Batam : Mancing setengah hari

[COLOR=black][FONT=Verdana]Tanggal : 10 January 2008
Lokasi Mancing : Perairan Nongsa, Batam [/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana]
Nama Anglers : Kang Deni a.k.a Frenzy[/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana] Om Alphons
OM Arip
Nico

[/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana]Kapten Kapal : Bang Edi[/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana]Nama Kapal : Lupa nanya
Kondisi Angin : Tenang banget
Kondisi Arus : Pagi sampai deket2 siang tenang, siangan dikit udah main layangan alias kuenceng buanget.

Cuaca : Cerah puanas buanget.
Ombak : Lumayan sampe bikin pengen huwek…hehehe.

Ikan yg di dapat : Kaci, selar, selubang, pasir merah, anak kerapu sama ikan gak tau namanya yang pake tanduk…hehehe. ( plus beberapa ikan lencing yang kayaknya udah jadi kutukan kita kalau mancing paaaaastiiii dech dapet ikan ginian )

Teknik Memancing : dasaran dan ngotrek.

Umpan yg digunakan : Udang dan cumi[/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana]
[B]KRONOLOGIS :[/B][/FONT][/COLOR]

[COLOR=black][FONT=Verdana]Hari rabu siang ( 9 / 1 ) pas lg duduk2 di teras kantor sambil ngeliatin hujan yang tidak kunjung reda, saya terima sms dari kang Deni yang bunyinya “pak, bsk day off…ada rencana trip gak?”.[/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana]“ Wah…emang rencananya besok itu saya ama om Arip mau ngajakin barudak FF Batam untuk casting dari pinggir jembatan barelang sama sekalian saya mau ngubek2 spot baronang di daerah situ tuch “ pikir saya.[/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana]Akhirnya saya bales sms dari kang Deni dan ngasih tau klu besok kita mau ngetrip ke jembatan barelang.[/FONT][/COLOR]

[COLOR=black][FONT=Verdana]Gak lama masuk balesan sms kang Deni lagi ke HP saya yang bunyinya “ saya mau ngajakin ke rumpon yang di nongsa, tapi kita mancingnya ½ hari aja ya pak karena siangnya temen saya yang punya boat masuk kerja. Jam 4:45 pagi sudah di lokasi ya pak.”[/FONT][/COLOR]

[COLOR=black][FONT=Verdana]“Waduh… Ketengah? Dengan cuaca lagi seperti gini? “ Pikir saya. Saat itu langsung saya konfirmasikan ke om Alphons dan om Arip untuk dipertimbangkan bersama.[/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana]Tapi salah saya juga kok ya minta pertimbangan ama orang2 yang lagi sekarat gara2 sakaw mancing… ya jawabannya gak lain dan gak bukan adalah…” hayuuk… berangkat yuuk” Hehe[/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana]Akhirnya kami putuskan untuk ke tengah, dengan catatan kalau cuacanya memburuk, kita langsung ngibrit pulang ke darat.[/FONT][/COLOR]

[COLOR=black][FONT=Verdana]Dengan alasan biar lbh praktis, akhirnya om Arip memutuskan untuk nginep di rumah saya malam harinya ( pdhl sebenernya dia mau liat2 apakah ada “barang baru” di simpang bencong deket rumah saya tuuuuch….hehe ).
[/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana]Sesuai waktu yang telah disepakati, jam 3:00 pagi saya dan pak Arip langsung meluncur ke kediaman om Alph untuk menjemput beliau.[/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana]Dijalan saya melihat titik2 air di kaca mobil yang artinya saat itu lagi rada2 gerimis. Sempat rada2 pesimis juga nich dengan cuaca yang gak jelas gini.[/FONT][/COLOR]

[COLOR=black][FONT=Verdana]Sesampainya di kediaman om Alphons, tunggu punya tunggu, kok yang mau dijemput gak keluar2?[/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana]Kira2 15 menit kemudian si om yang di tunggu2 tergopoh2 keluar dari kediamannya sambil ngedumel panjang pendek… Setelah ditelusuri, ternyata baru ketahuan kalau si om itu baru pulang dugem jam 2:00 pagi, baru tidur sebentar langsung kami culik…hehe (hehehe…salahnya..malem satu suro kok ndugem…wakakak).[/FONT][/COLOR]

[COLOR=black][FONT=Verdana]Dari kediaman om Alphons kami langsung meluncur ke kediaman kang Deni.[/FONT][/COLOR][COLOR=black][FONT=Verdana] Sampai di depan rumah kang Deni jam menunjukkan pukul 3:30 pagi. Tapi saat itu tidak tampak adanya tanda2 kehidupan di rumah tsb. Saya coba menghubungi via HP tapi sepertinya sang HP sedang tutup usia.[/FONT][/COLOR]

[COLOR=black][FONT=Verdana]Dengan gagah perkasa om Arip turun dari mobil dan mulai ngetuk2 pintu ruang tamu rumah kang Deni. Tapi tetap tak ada sambutan.[/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana]Dengan tidak sabaran akhirnyapun om Alphons turun tangan dan mulai melakukan aksi gedor pintu dan jendela.. ( duuh….saya jadi keinget jaman dulu waktu kuliah sempet ketahuan bawa masuk ceweq ke kamar kos2an, truz di gedor2 ama bapak kos niiiich….wakakakak…. ).[/FONT][/COLOR]

[COLOR=black][FONT=Verdana]Setelah putus asa dan ketakutan di teriakin rampok ama tetangganya kang Deni akhirnya kami memutuskan untuk mencari warung kopi yang masih buka untuk sekedar mengisi perut dan menunggu kang Deni bangun.[/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana]Sehabis sarapan, saya tetap berusaha menghubungi kang Deni ke HP tapi tetap tidak aktif.[/FONT][/COLOR]

[COLOR=black][FONT=Verdana]Iseng2 saya baca2 lagi sms dari kang Deni mengenai rencana keberangkatan kita.[/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana]Waalaah….ternyata saya melakukan suatu kesalahan yang cukup ajaib..hehe.[/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana]Saya pikir kita harus stand by di lokasi jam 4:45 pagi…ternyata kang Deni mengatakan stand by nya jam 5:45 pagi…wakakak…. Jadi kami berangkat 1 jam lebih cepat…hahaha….
Pantesan si coordinator masih nina bobo dengan manisnya di rumahnya….[/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana]Saat itu juga saya diamuk oleh manusia2 yang sudah merasa saya rugikan karena jam tidurnya sudah saya sunat…hahahahaha…..[/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana]( ma’ap…ma’ap… kata orang tua2 jaman dulu, kalau bangun pagi itu rejekinya bakal lancar lhooo…hehehe )[/FONT][/COLOR]

[COLOR=black][FONT=Verdana]Akhirnya setelah insiden salah jam tersebut, pada pukul 5:15 kami ke tempat kang Deni yang sudah stand by dengan manisnya di depan rumah.[/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana]Begitu selesai berbenah, kami langsung menuju lokasi tempat bang Edi ( si kapten kapal ) menunggu kami.[/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana]Setibanya di lokasi, cuaca tampak sangat cerah dan anginpun bertiup dengan sangat bersahabat. Hati yang tadinya sempat ketar ketir karena ketidakpastian cuaca beberapa hari belakangan inipun menjadi jauh lebih tenang.[/FONT][/COLOR]

[COLOR=black][FONT=Verdana]Setelah menaikkan perlengkapan dan perbekalan ke dalam kapal, dengan mulusnya kami segera meluncur ke spot pertama.[/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana]Spot pertama ini ternyata adalah spot untuk mancing selar. Saat itu sudah ada beberapa kapal lain yang sedang berpesta selar.[/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana]Segera kami menurunkan kotrekan untuk ikut berpesta. Sempat terjadi beberapa stike dan hook up yang menghasilkan selar berbagai ukuran. [/FONT][/COLOR]

[COLOR=black][FONT=Verdana]Beberapa saat kemudian intensitas serangan selar mulai mengendur dan kami memutuskan untuk pindah spot.[/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana]Tetapi di spot kedua ini hasilnya kurang memuaskan dan si kapiten memutuskan untuk pindah lagi.[/FONT][/COLOR]

[COLOR=black][FONT=Verdana]Yang paling seru adalah setelah berpindah2 beberapa kali, akhirnya kami tiba di spot yang mana itu merupakan jalur ferry Batam – S’pore.[/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana]Disaat kami sedang asyik2nya mancing, lewatlah Ferry Batam – S’pore yang gedenya lumayan bikin ombak goyang dombret ( padahal tanpa ulah kapal ferry itu aja si ombak udah lumayan buat kita mau huuuuweeeekkkk… ).[/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana]“Yeeee….ini sich kagak kena badai tapi kesamber ferry sama aja apesnya nich” pikir saya..hehehe. Tapi syukurlah hingga kami pindah dari spot tersebut semuanya berjalan dengan lancar2 saja. Hehehe.[/FONT][/COLOR]

[COLOR=black][FONT=Verdana]Saat jarum jam mulai menunjukkan pukul 10: 30, arus dasar berubah menjadi sangat deras. Dengan terjadinya perubahan arus yang sangat drastis, frekwensi perolehan kami semakin menurun juga.[/FONT][/COLOR]

[COLOR=black][FONT=Verdana]Setelah pindah kanan, pindah kiri, geser kekanan, geser kekiri, akhirnya kami memperoleh hasil tangkapan berupa ikan selars ( peke “s” karena bentuk jamak / jumlahnya lebih dari 1…hehehe ), ikan lencings, ikan pasir merahs, ikan selubangs, anak ketarap, sama ikan kaci.[/FONT][/COLOR]

[COLOR=black][FONT=Verdana]Pada pukul 13:00 siang acara mancing setengah hari ini kami sudahi karena situasi arus yang semakin tidak kondusif, dan juga si kapiten harus masuk kerja pada pukul 15:00.[/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana]Setelah tanya2 sama kang Deni, saya baru tau kalau ternyata si kapiten bekerja di hotel Turi Beach Batam dengan jabatan Western Chef ( koki khusus masakan eropa ) …hehehe…nemu temen satu profesi dan satu hobby neeech…..[/FONT][/COLOR]

[COLOR=black][FONT=Verdana]Biarpun hasil perolehan kami tidak terlalu banyak dan tidak spektakuler ( kalau kata om Rusjdi hanya ikan2 setrum...hehehe ), tetapi minimal rasa sakaw mancing kami sudah sedikit terobati..hehehe. ( walaupun gak lama lagi bakalan kumat lagi nich…hehehe )[/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana]
HIDUP MANCING…HIDUP FF…..[/FONT][/COLOR][COLOR=black][FONT=Verdana][/FONT][/COLOR]
Attached Images
File Type: jpg Hasil nongsa.jpg (48.2 KB, 72 views)
Highslide JS
__________________

masak iyaaa....mancing juga iya...
Reply With Quote