View Single Post
  #1 (permalink)  
Old 01-01-2008, 13:05
Marlin Jablai's Avatar
Marlin Jablai Marlin Jablai is offline
Dedeg P. Charis
Location: Medan
RegularFishy
 
Join Date: Aug 2007
Posts: 178
Points: 1,812, Level: 17 Points: 1,812, Level: 17 Points: 1,812, Level: 17
Activity: 1% Activity: 1% Activity: 1%
Default Angin Barat di Nias 24 - 29 Desember 2007

Saat berangkat ke Nias tanggal 23 Des. 2007, dengan pesawat Merpati dari Polonia jam 2.45, penuh semangat. Maklum persiapan udah di susun jauh-jauh hari sebelonnya. setelah terbang selama 55 menit dan tiba di bandara Binaka- Nias, cuaca cukup cerah. Kami berdua dengan rekan dari Medan , tapi dia bekerja di Nias yang bernama Hengky, dijemput oleh driver yang namanya Dedi.
Dalam perjalanan dari Binaka ke Gunung Sitoli ( +/- 20 km ) kami diguyur hujan lebat, walau hanya sebentar.

[B]TRIP 1 AFIA - P. SERAMBAU ( 24 - 26 Des. 2007 )[/B]

Pada malam harinya, kami semua menyiapkan segala peralatan dan juga logistik untuk pergi keesokan harinya, rencana kita akan mancing di Pulau Serambau, yaitu sebuah pulau di Utara Nias, hanya selama satu hari saja.
Semalaman kami berdua resah tidak bisa tidur, ingin cepat segera berangkat. Saat jam masih menunjukkan jam 4 pagi, kami sudah bangun, karena schedule jam 6 sudah pergi. Setelah selesai menyiapkan segala peralatan dan loading ke mobil, kami mencari sarapan pagi, yang ternyata ada di daerah pasar, baru buka jam 5.30. Setelah selesai sarapan ber-empat, kami pergi ke arah utara, ke daerah yang namanya Afia ( +/1 20 km utara GN Sitoli ), untuk naik ke kapal. Sial Pertama sudah menyambut, saat itu hujan tiba-tiba turun dengan lebatnya, sehingga di putuskan jadwal berangkat di undur hingga hujan reda.

Hujan reda jam 9, dan kita semangat lagi untuk berangkat. dalam perjalanan di coba troling dengan rapala X-rap magnum dan CD 14, tapi sepanjang perjalanan sepi sambutan. Ombak lumayan goyang dombret.
Setelah melakukan perjalanan selama 3.5 - 4 jam ( melawan arus ) kami tiba di daerah sekitar P. Serambau, dan mulai mencoba mencari Hotspot, tapi belum lama turun alat-alat pancing, di arah barat daya sudah nampak awan sangat gelap dan kapten segera menyuruh agar kita ngacir ke Pulau saja.
Dan benar saja, begitu tiba di Pulau turun hujan lebat disertai angin kencang, sehingga diputuskan untuk tidur di rumah Kepala kampung yang bernama Bapak [B]Amagarisi[/B]. Dia sangat ramah dan hangat menyambut kami. Amagarisi (: Ama = Bapak, Amagarisi = Bapaknya si risi ) adalah orang yang saya rekomendasikan untuk dijumpai jika mau mancing di situ.

Tanggal 25/12 hujan masih juga turun hingga pagi hari, dan Amagarisi menyarankan agar tidak usah turun mancing, karena akan ada badai besar, kami akhirnya hanya berani mancing tidak jauh dari pulau, karena lauk untuk makan mulai terancam. Hasilnya adalah ikan-ikan karang yang cukup untuk makan siang dan malam.
Langit mulai tidak bersahabat lagi, dan benar apa yang dikatakan Amagarisi, badai mulai turun dan lebih ganas lagi. Dari radio komunikasi (RAPI) di rumah Amagarisi, dilaporkan dari daratan Nias ( Gunung Sitoli ), bahwa ada dua buah perahu nelayan hilang dengan 3 orang dinyatakan hilang, juga dilaporkan bahwa di Nias terjadi banjir dan terdapat korban jiwa, 1 buah mobil hanyut di sungai selatan Gunung Sitoli ke arah teluk dalam.
Walhasil kami akhirnya hanya bisa diam di rumah Amagarisi dan menyeruput kopi susu hangat saja dan bercerita dengan beliau,

Tanggal 26/12, pagi hari cuaca lumayan cerah, akhirnya kami memutuskan untuk ngacir pulang karena logistik mulai habis dan Amagarisi juga melihat akan ada badai besar lagi siang - sore harinya. Dia juga mewanti-wanti agar dalam perjalanan pulang jangan ada turun mancing, boahayaaaa katanya. Namun karena udah sakaw, saat mendekat ke P. Nias, kami turun juga mancing dengan cara jigging dan dasaran, hasilnya adalah ikan nanas ( kakap merah kecil 1 ekor dan ikan ikan -ikan kecil lainnya ) untuk ikan target Boncoooos. Arus dan alun sangat kuat dan memakan korban dari pemancing lokal, yang namanya Bang Kopek - dia Jackpot..terkapar...kekk.
sampai di Afia sore hari jam 5.30, dan hujan mulai turun lagi..waahhh selamat.

HASIL : Ikan target boncosss, 1 korban jackpot

[B]TRIP 2 LAHEWA - P. MOSE ( 27 - 29 Des. 2007 )[/B]

Trip ini adalah trip diluar rencana dan saya sebut trip edan, karena rencana semula kami akan mancing di P. Telo ( Selatan Nias ), namun karena pertimbangan waktu ( tiket sudah di booked P.P.) sementara trip 1, waktu sudah habis di P. Serambau. Akhirnya disepakati untuk pergi ke Lahewa ( Barat daya Nias ). dan akan mancing di P. Mose ( Lihat Peta ).
Tanggal 27 sore hari berangkat dari Gunung Sitoli menuju ke Lahewa. Luar biasa setelah lama tidak ke Nias, ternyata sekarang jalan disana sudah cukup mulus, eehh tunggu dulu ternyata mulusnya hanya sampai di Lotu saja, dari Lotu ke Lahewa ( Gn. Sitoli - Lahewa +/- 80 km ) jalannya macam di bulan saja. Tiba di Lahewa jam 9.00 malam dan mulai mencari boat untuk trip mancing keesokan harinya. Akhirnya pemilik penginapan memanggil kawannya pemilik boat, dan akhirnya disepakati untuk trip mancing sehari sewanya adalah Rp. 400 k dengan boat ukuran 5 grt, diluar bbm.
Tanggal 28 pagi kami sudah dipelabuhan, loading peralatan dan logistik ke boat, dan jam 8 boat meninggalkan pelabuhan.
Setelah kurang lebih dua jam berlayar, ternyata Kapten kapal curiga dengan kondisi boat yang dibawanya, en setelah dicek sana sini ketahuan ada kebocoran di lambung kapal dengan lubang sebesar 1/2 inci, waahhh batin kami gelo juga pemilik kapal ini, kapal bocor disuruh kami pake juga.
Alhamdullilah ternyata kami akhirnya selamat sampai ke pelabuhan semula, walaupun dengan perasaan yang kembat-kembut, dan dalam batin berjanji akan jadi orang baek kalo udah nyampe di darat.
Setelah sampai di pelabuhan, kami akhirnya sepakat. The Show must go on, que serra serra, sabodo teujing, sakaw berat. Dicari boat laennya, dan disepakati harga sewanya. Lebih mahal dengan kondisi boat yang kopak-kapik, hanya saja tidak bocor.
Keluar dari pelabuhan set trolling penn reel dipasang dengan umpan rapala x-rap magnum, satu jam dari pelabuhan reel berderit nyaring, dan saat itu saya lari dari kabin ke dek belakang meraih joran, tapi sial berikutnya terjadi baru saja joran saya angkat dan akan digulung, tali braided Berkley 80 lbs putus..tesss padahal drag udah diset di 10 Kg.
Setelah 4 jam berlayar akhirnya sampai juga kami di P. Mose, mulai pawang yang kami bawa coba sana, coba sini, cari hotspot yang menurut dia ada bagong dan monstero nya. Pawang yang banyak umbar bacot ini ternyata tidak menemukan apa yang dia cari, malam mulai turun, begitu juga awan gelap dan angin mulai kuat menerpa. akhirnya kami menepi dan berlindung. semakin malam ternyata angin semakin kuat...hiihii..
Tanggal 29 pagi cuaca mulai cerah, jadi kami putuskan untuk pulang saja, sambil mancing trolling sebentar mengelilingi pulau, sapa tau ada mahluk yang kelaparan. setelah berputar dan tidak ada sambutan kami cabut juga.
Naahh dalam perjalanan ternyata kami disambut ombak yang bohayy..euy.. kapal mulai naik turun, goyang kiri goyang kanan, ombak setinggi atap rumah mulai mempermainkan kami, tapi kami malah cekikikan, kawan bilang anggap saja naek kora-kora. Tapi ternyata semakin jauh perjalanan, ombak semakin gila, dan kita yang tadinya cekikikan mulai pucatttt pasee. satu abk mulai jackpot..dia mulai memanggil-manggil uwaknya..waaak...waakkk.., kami tertawa, ada sedikit hiburan.
Yang kami khawatirkan, karena boat yang kami pake, macam beca barang yang udah kopak-kapik, betul betul jelek..lekk.
Mulai lagi di batin berjanji kalo selamat sampe darat mo jadi orang baek-baek.
Akhirnya boat sampe juga didarat..Alhamdulillah sekali lagi.

HASIL : Ikan target boncosss. 1 korban jackpot

Tanggal 30 akhirnya kami balik ke Medan, hanya saat menunggu pesawat ( Merpati ) di bandara Binaka di delay sampai 4 Jam.

NIAS I Shall return....Februari ato Maret kita akan balik ke sana, sapa mo ikut..?????

1. Peta Nias dan route trip
2. Foto sekolahan di P. Serambau
3. Ayam di P. Serambau pinter-pinter, abis udah makan sekolahan
4. Ombak di belakang boat, setelah itu datang ombak yang lebihh gila, dan kita tidak bisa apa-apa, hanya pegangan ama tiang aja.
Attached Images
File Type: jpg Peta Nias copy.jpg (39.1 KB, 58 views)
Highslide JS
File Type: jpg Sekolah P. Serambau1.jpg (102.3 KB, 52 views)
Highslide JS
File Type: jpg Ayam sekolah1.jpg (89.9 KB, 78 views)
Highslide JS
File Type: jpg Ombak1.jpg (151.3 KB, 116 views)
Highslide JS
Reply With Quote