Ya, kira-kira segitu aja, deh, capek saya nulisnya...
Tapi gini, hal-hal yang saya tulis di atas, kalau kita mau coba tarik garis lurus dari persamaan-persamaan yang ada, kita bisa klasifikasikan dengan lokasi, ikan target. Selanjutnya, kedau faktor itulah yang akan menentukan tackel yang sebaiknya kita pakai.
Kita mungkin berpikir, mengapa rod ada yang harus 9 feet, 11 feet, 13 feet, dsb. Apakah kalau disitu tertulis 8 feet, terus kita pakai yang 13 feet itu tidak boleh atau tidak bisa? Tentu saja jawabannya adalah boleh dan bisa. Tapi kalau, misalnya kita naik kapal, terus ada banyak orang, kita pakai rod 13 feet, ntar dapetnya bukan ikan tapi bisa jadi kuping teman sebelah.
Sebaliknya, kalau di pantai yang berombak, kita pakai rod yang pendek, nanti lemparan kita tidak akan bisa jauh, yang jadinya malah cuman main-main ombak saja.
Besarnya lure, ukuran line, ukuran reel dan rod, dsb-dsb itu bertujuan supaya kita dengan mudah mencapai target lokasi yang kita inginkan, dimana biasanya di situlah lokasi ikan target.
Kondisi alam sekitar, seperti karang, misalnya, menuntut kita untuk lebih baik memakai kenur yang agak besar, sebab bisa jadi selain fight dengan ikan, si kenur ini juga harus fight dengan karang-karang tajam.
Besar kecilnya lure, juga berpengaruh, dengan menyesuaikan lokasi, dimana kita harus menyesuaikan dengan makanan alami si ikan, dan juga apakah dengan ukuran sekian, lure kita masih bisa nampak oleh si ikan target, atau malah terlalu besar sehingga ikan malah menghindar, dan lain sebagainya.
Kalau seperti kata Om Koerga, di P 1000 satu set balance tackel bisa dipakai dan diterapkan untk macam-macam ikan. Saya kira itu bukan sesuatu yang mustahil. Secara prinsip, tidak akan salah, dengan catatan, ikan target ada dalam kondisi yang sama atau hampir sama.
Maksud saya, selama ukuran ikan, lokasi ikan, kondisi ikan itu hampir sama, satu tackle bisa untuk salome. Tapi kalau ikan target berbeda, saya kira mesti ganti juga, minimal lure-nya, baik itu tipenya, atau ukurannya. Saya kira, agak mustahil mo nyoba casting kuwe dengan floating tipe. Bukan mustahil tapi.....
So, sekali lagi, mancing itu bukan matematika, dimana semua sudah ada rumusnya. Mancing itu tidak berumus. Yang ada hanya panduan. Kalau dalam matematika A bisa menjadi A', kalau dalam mancing A bisa jadi A', A'', A''', A'''', A''''', dan seterusnya. Kalau kita sudah terbiasa, akan muncul dengan sendirinya patern-patern yang pas dengan kondisi kita masing-masing.