View Single Post
  #2 (permalink)  
Old 21-12-2007, 09:32
silver_sanma's Avatar
silver_sanma silver_sanma is offline
Lorensius
Location: Osaka, Japan
RegularFishy
 
Join Date: Aug 2007
Posts: 1,354
Points: 10,874, Level: 45 Points: 10,874, Level: 45 Points: 10,874, Level: 45
Activity: 50% Activity: 50% Activity: 50%
Default

Dari apa yang saya pernah pelajari, Balance Tackel ini ternyata ditujukan untuk angler pencari "orgasme", dan bukan sekedar angler pencari ikan.

Kenapa saya sebut demikian? Karena kalau sekedar angler nelayan, ya, asal kuat, asal bisa narik, asal bisa dapat ikan, asal resiko kenur putus itu kecil kalau bisa resiko=0, asal-asal-asal dan asal yang lain.

Sedangkan balance tackel itu salah satu tujuannya adalah mencari sebuah sensasi/kesenangan yang semaksimal mungkin dalam kegiatan memancing ini, tapi juga tetap memakai logika yang cukup mapan dan masuk akal.

Adalah bukan suatu hal yang cukup menegangkan dan mampu membuat adrealin naik ke tingkat maksimal, dada jedag-jedug layaknya laud speaker konser Gong 2000, kalau kita narik ikan yang kelasnya jauh dibawah tackel yang kita pakai. Dan demikian juga kalau kita harus narik ikan yang kelasnya jauh melebihi dari tackel yang kita pakai, sebab bisa jadi, tantangan itu berubah menjadi keputusasaan karena kita menghadapi sebuah pertarungan yang tidak seimbang. Jadi dengan demikian, sebuah tackel yang balance itu diperlukan agar semuanya terasa begitu menyenangkan. Apalagi kalau itu di Lure Fishing. Keseimbangan lure, reel, joran itu merupakan syarat mutlak agar mancing bisa asyik. Kalau lure kecil tapi pakai joran, reel dan line segede gaban, ya, boro-boro lure bisa terbang agak jauh, paling juga cuma sak cret-an didepan kita aja jatuhnya!

Jadi , kalu begitu apa yang perlu diperhatikan dalam kita membangun sebuah tackel yang minimal mendekati kondisi balance ini? Ynag mesti dan patut diperhitungkan adalah:
1. Ikan Target
2. Field / Lokasi Mancing
3. Rod / Joran
4. Reel
5. Line / Kenur
6. Lure
7. Kondisi-kondisi khusus, semisal musim atau yang lainnya.

Oh,ya, sebelum saya teruskan, buku ini dibuat dan diterbitkan di dan untuk konsumen Jepang. Jadi, bisa jadi agak sedikit beda dengan yang biasa diterapkan di Indonesia.

Sebagai contoh, sebuah set balance tackel A itu diperuntukan untuk mancing ikan XYZ di musim gugur, dengan lokasi XXX. Mengapa bisa begitu? Sebab di musim gugur, dengan lokasi XXX, jenis iakn XYZ itu diperkirakan akan berukuran sekitar sekian, misalnya. Jadi, ya, itu mungkin agak kurang pas bila diterapkan di tempat yang lain. Setuju, kan?

Juga, Balance Tackel ini, karena salah satu faktornya adalah ikan target, tidak semua ikan target bisa saya tulis di sini, hanya beberapa yang saya tangkap dari buku itu. Itu saja sudah membuat mata saya agak jereng, mantengin buku dengan huruf kriting kayak begitu.

Tapi, harapan saya, dengan beberapa pedoman ini, kita jadi bisa berpikir dan membayangkan, sebuah Balance Tackel untuk Salt Water Lure Fishing ini kira-kira seperti apa, dan nantinya, kita bisa berpikir sendiri untuk membuat tackel yang balance yang sesuai dengan lokasi kita mancing.
__________________
Rgds,
s_s (sabiki.multiply.com)

...heaven only helps who help themselves...
Reply With Quote