Tips dari sayah : sering kali pelumas yang dipake itu 'grease' / gemuk untuk otomotif - yang sifatnya kentel banget bahkan cenderung padat kayak mentega. Sedangkan grease otomotif sendiri ada beberapa tujuan : chassis grease, bearing grease, gear grease, dsb. Masing masing punya spesifikasi tersendiri sesuai dengan tujuan penggunaan. Yang paling murah biasanya 'chassis grease' dengan ciri lebih liat / lengket - namun nilai pelumasannya minimal karena hanya untuk pelapisan saja.
Nah disini letak 'penyakit'nya - seringkali angler menggunakan 'chassis grease' untuk pelumasan internal reel. Salah satu efek negatifnya adalah terganggunya mekanisme 'one way stopper' pada reel dan tambahan hambatan ketika melakukan retrieve. Untuk mengatasinya, reel harus dibongkar dan mekanisme internalnya harus dicuci pake minyak tanah. Lalu pelumasan internal haris diganti pake 'reel lubricant' atau 'light gear grease'.
Untuk kasus Pak Saiful saya menduga :
- penggunaan chassis grease pada internal parts
- kesalahan dalam pemasangan kembali reel
Karena secara teoritis, dengan menggunakan pelumas dan pemasangan yang tepat, justru reel seharusnya lebih halus dan smooth
__________________
BAN MARINE AQUARIUM OWNERSHIP AND TRADING !!!
|