View Single Post
  #16 (permalink)  
Old 12-11-2007, 20:19
Pak Djupri's Avatar
Pak Djupri Pak Djupri is offline
lie djupriadi
Location: cirebon
RegularFishy
 
Join Date: Apr 2007
Posts: 955
Points: 8,007, Level: 38 Points: 8,007, Level: 38 Points: 8,007, Level: 38
Activity: 45% Activity: 45% Activity: 45%
Default

Quote:
Originally Posted by willy View Post
Karena, kemarin hasilnya nol besar, hari ini tinggal 3 orang yang berminat berangkat. Setelah jemput Toro, kemudian jemput Tato yang kemarin nggak ada waktu dijemput. Kurang lebih jam 15.30 sudah sampai di TPI Menganti, setelah mempersiapkan peralatan langsung berangkat menuju lokasi.

Dari atas bukit tampak bahwa kondisi air hari ini lebih bagus dibanding kemarin, air lebih jernih dan angin relatif tenang. Diputuskan lokasi memancing hari ini di Gedogan ( gambar 1 ), setelah setting peralatan langsung dengan semangat umpan dilemparkan, tarik, lempar, tarik, kaya pemancing professional ( walau pun sebenarnya cuma Tim SEMPRUL / penggembira ).

Di Watu Tengah tampaknya ada pemancing yang datang, walau pun tidak terlalu jelas. Kelihatan kalau bukan angler yang biasa memancing di Menganti, karena memancing dengan tehnik dasaran dengan peralatan untuk kolam/waduk. Karena di Menganti 100% bagian dasarnya berupa karang, tiap kali lempar pasti nyangkut dan pasti putus karena goyangan ombak dibawah membawa umpan nyangkut di karang-karang. Makanya selain penduduk lokal ( nelayan ), jarang ada pemancing yang mancing dasar di Menganti kecuali dibeberapa spot disebelah barat Mercusuar yang relatif tenang.

Tiba-tiba Toro di sebelah kanan ribut-ribut, rupanya strike GT. Langsung aja aku lari cari kamera digital yang sengaja dibawa dari Jakarta untuk momen-momen begini, buat laporan di Fishy Forum. Kalau melihat dari lengkungan joran ( gambar 2-3 ) mestinya ikan yang menyambar umpan nggak terlalu besar, tetapi kelihatannya Toro kesulitan. "Gimana sih Ro, bisa mancing apa nggak sih?" sengaja kita ledekin biar grogi ( sirik juga sih kenapa dia yang strike ) apalagi setelah ikan nongol di permukaan air ukurannya hanya 21/2-3 kg saja. "Apa nggak bisa ditanting aja? ( jawa : diangkat menggunakan ayunan joran ), kamu kan pake PE4 pasti kuat. Rupanya reel Shimano NAVI 8000PG yang dipake Toro, tidak mau mengunci di rotornya. Jadi handle bisa memutar maju dan mudur, jadi ikan mesti diganco juga oleh Tato ( gambar 4 ).

Bisa ketawa deh Toro, berhasil juga dapet GT walau pun kecil, habis urusan ikan Toro beres. Semangat lagi casting ketubiran sisi kiri Gedogan, di Menganti sering kali strike GT arah lemparan umpan ( minnow ) bukan ke arah tengah ( laut lepas ) melainkan tubiran karang sehingga kadang umpan menyangkut di karang. Yang untungnya dengan mengendorkan kenur biasanya minnow bisa mengambang dan lepas dari karang, tetapi beda ceritanya dengan Rapala CD14 yang saya pakai karena lidahnya terbuat dari Stainless stell jadi berat dan cenderung tenggelam. Biasanya GT berukuran 1-3 kg datang berombongan, tapi yang ini kaya'nya ikan nyasar karena tidak ada strike lagi. Iseng-iseng saya perhati'in goyangan minnow yang saya pakai waktu mau naik ke permukaan, Gedogan tingginya kurang lebih 2-3 dari permukaan air dan kedalaman air tepat dibawah Gedogan sekitar 6-7 meter. Tiba-tiba minnow Rapala redhead CD14 yang hampir keluar dari permukaan air disambar ikan, karena terlalu cepat dan ada ombak jadi tidak terlalu jelas. Ikan yang ukurannya pasti dibawah 2 kg sempat nyangkut sebentar, goyang 2 kali trus lepas lagi.

Toro ketawa ngakak, "Iya tuh ncek ( dia panggil aku Ncek, kaya keponakanku kalau manggil ), itu tuh ikan yang sering eker-eker ( kaya ayam kalau lagi cari makan, cakar-cakar tanah ) dibawah kaki. Lumayan buat bikin kaget, sering makan tapi lebih sering mocelnya".
Ya apa mau dikata, paling nggak udah ngrasa'in strike walau pun sebentar dan ikan berhasil kabur. Juga trip hari ini ada hasilnya, cuaca juga sudah mulai bagus.....

bersambung....

Nice trip, nice report. Empat jempol Will, buat anda.
Reply With Quote