View Single Post
  #6 (permalink)  
Old 10-11-2007, 09:58
willy willy is offline
Willyanto Santosa
Location: Gombong - Jateng .
RegularFishy
 
Join Date: Oct 2004
Posts: 68
Points: 4,574, Level: 28 Points: 4,574, Level: 28 Points: 4,574, Level: 28
Activity: 0% Activity: 0% Activity: 0%
Default Hari pertama, 12 Oktober 2007

Setelah beristirahat dari 17 jam menyetir dari Slipi s/d Gombong semalam, pagi ngumpul-ngumpul dengan teman-teman angler dari Gombong.
Diputuskan untuk mencoba LB Menganti, berhubung beberapa waktu terakhir selama bulan puasa belum ada yang mencoba dan tidak ada report dari Menganti. Kebanyakan teman masih ragu-ragu untuk berangkat, untungnya Toro bersedia kabur dari kerjaan dan Herry juga nggak ada kesibukan jadi disetujui berangkat jam 15.00.
Bermodal joran teleskopik Exory Terminator 3m dan Reel Shimano Stella 6000 FA pinjaman dari Heru ( yang kebetulan masih kakak kandung ), Rapala Redhead CD14 dan CD11 yang saya bawa dari Jakarta berhubung waktu di Jakarta report dari Gombong GT di Menganti waktu-waktu sebelumnya seringkali strike dengan minnow dengan type Deep Diver. Juga beberapa minnow buatan sendiri yang masih bisa ketemu setelah mengacak-acak kamar, peninggalan kalau nggak salah tahun 2004. Heru yang tadinya nggak berminat ikut, akhirnya tergoda juga. Setelah menjemput Toro dan Herry, mampir kerumah Tato yang ternyata orangnya gak tahu kemana.
Kurang lebih setengah jam perjalanan sampailah di TPI Menganti, setelah mempersiapkan peralatan yang akan dibawa dengan semangat 45 langsung menuju sisi timur Mercusuar. Sementara Heru memutuskan menempati spot di Karang Malang ( Watu Bingung ) sendirian disebelah barat Mercusuar, setelah berjalan kurang lebih 10 menit sampailah disisi timur Mercusuar ( gambar 1 ).
Warna air laut lumayan bagus tetapi angin cukup kencang sehingga ombak lumayan besar, maklum juga Menganti masih termasuk Laut Selatan. Yang lebih mengecewakan ternyata Gedogan ( gambar : 4 ) yang selama ini merupakan spot favorit dikarenakan posisinya yang cukup tinggi dari permukaan air dan paling sering menghasilkan GT dengan ukuran besar ( rekor pribadi GT 18 kg : gambar 2 ) sudah ada yang menempati. Akhirnya diputuskan casting dari Watu Tengah bersama Toro, yang sebenarnya riskan untuk cuaca seperti ini dan sore itu jadwal air pasang ( gambar : 3 ).
Sementara Herry menuju Karang Tieng ( gambar : 5 ) yang sebenarnya hanya beberapa meter disebelah kanan Watu Tengah, lokasinya relatif lebih aman karena lebih tinggi dari pernukaan air. Ternyata sampai gelap tidak ada sambaran sama sekali, begitu juga dengan Hanny dan Dede yang ternyata menempati Gedogan. Heru juga bernasib sama di Watu Malang, mungkin dikarenakan ikan-ikan kecil ( lokal : trik / lemuru kecil ) yang biasanya menjadi makanan alami GT tidak kelihatan.

bersambung ....
Attached Images
File Type: jpg Sisi Timur Mercusuar.JPG (118.8 KB, 39 views)
Highslide JS
File Type: jpg 18 kg GT.JPG (18.2 KB, 57 views)
Highslide JS
File Type: jpg Turun ke Watu Tengah.JPG (172.6 KB, 48 views)
Highslide JS
File Type: jpg Gedogan dr jauh.JPG (77.7 KB, 38 views)
Highslide JS
File Type: jpg Karang Tieng.JPG (110.6 KB, 35 views)
Highslide JS
Reply With Quote