Quote:
Originally Posted by monyet
Pak Eddy,
Gak mesti getto akh... banyak faktor yang bisa bikin tegeg 'pecah' - bukan 'patah'. Biasanya karena terlalu 'maksa ato kena ikan 'Baronang Karang'.
Pada contoh kasus angkat bata versus dihejer ikan yaaa jelas laen donk. Kalo angkat bata, tension / pressure akan meningkat pelan - pelan - sedangkan pada kasus dihejer ikan, tekanan akan berfluktuasi dengan sangat tajam. Analisa secara statistik akan menghasilkan pengukuran standar deviasi yang sangat besar. Pada kondisi ekstrim, kemungkian besar terjadi 'peak momentum' yang melebihi tingkat kekuatan tegeg, dan pada saat ini akan terjadi 'explosion' . (bingung - bingung dech..... gw campur sama teori statistik -- wong gw juga bingung kok hahahahaha). Jadi pokoknya yaaa begitu laaah... sayah juga bingung mo ngomong apa lageee
|
Bingung..... bingung dech....... ilmu gue kagak nyampe. Udah disambung tegeg 5 meter kagak nyampe juga. Ilmiah sekaleeeee... hehehe.