FishyShopSupport forum untuk FishyShop. Kunjungi FishyShop di http://www.fishyshop.com
Ajukan pertanyaan dan komentar anda mengenai barang-barang yang dijual di FishyShop disini.
Pak Denny, apakah pertanyaan yg Bapak posting itu ditujukan urk Adrianus selaku owner Fishy Shop atau berlaku umum?
Bisa tolong dijelaskan Pak? Thx.
Betul pak, pertanyaan ini saya tujukan pada Pak Adrianus owner Fishy Shop
mungkin beberapa anggota FF jugak ingin tanya DAIWA yang ini bikinan mana? atau DAIWA yang itu bikinan mana..??
Anda bisa bayangin klok dari 3,372 member FF aja, kita ambil 300 member aja yang Tanya ama Pak Andrianus “ pak Daiwa seri ini bikinan mana? Pak yang itu bikinana mana? “ lewat PM atau email ke pak admin kan repot bener ngak??
Klok saya liat dari beberapa toko online memang tidak menyebutkan Negara pembuatnya.. nahh klok di Fishy Shop mencantumkan negara pembuatnya itu sebagai point untuk menarik konsumen atau calon konsumen
THX u bfore
Quote:
Originally Posted by fishy
Hal itu bisa berubah ubah pak, kadang kita sendiri tidak tahu. Contohnya hp Nokia, siapa yg tahu dibuat dimana? Yang kita tahu hanyalah itu Nokia.
Lalu pada jaman sekarang, kadang negara pembuat hanya merakit, komponen-komponennya dibuat di negara lain
Terkadang di produknya sendiri tidak dicantumkan buatan mana, dan kadang juga satu produk sekarang dibuat di negara A, beberapa bulan lagi pindah ke negara B. Karena itu saya katakan hal ini sudah tidak relevan lagi di jaman globalisasi ini.
__________________ adrianus
What does not kill me, makes me stronger - Friedrich Nietzsche (1844-1900)
In my personal opinion : ungkapan 'made in anu' itu mah cuma mis persepsi dari konsumen Indonesia yg masih 'country minded' (padahal mah salah). Yang penting mah bukan 'made in mana?' - tapi 'trade mark' , 'qualitycontrol' dan 'standar kualitas'.
Mau buatan negara mana kek : Daiwa, Shimano, Penn, dsb mah pasti bagus... tinggal lihat harganyah : apakah yg low end ato high end??.
Sebagai contoh Toyota Corp : menyatakan bahwa mutu produk Toyota adalah sama untuk seluruh dunia - regardless di negara mana pabrik Toyota itiu berada. Kalo produsen gede ajah ngomong gitu, lha kita kok masih mempermasalahkan buatan mana??
Salah satu negara dengan standar yang ketat adalah Uni Eropa dan Amrik ; di keduanya produk China meraja lela ; so....???? di Indo kok masih mempermasalahkan. Karena 'dodol'nya konsumen Indonesia, maka timbul ungkapan : 'teknologi Jerman', 'teknologi Jepang', dsb dsb dsb...
Memang biasanya produk high end akan dibuat di negara yg lebih maju - tapi ini umumnya lhooh - bukan suatu keharusan. Concern atas 'made in anu' emang umumnya timbul di negara / masyarakat yang relatif 'beli merk' - bukan 'beli produk'
__________________ BAN MARINE AQUARIUM OWNERSHIP AND TRADING !!!
Beberapa waktu y.l. pak Yanto Wong Solo bawa beberapa lures Daiwa buatan Bekasi tuh , koq tidak ada yang memeriksa di box nya apa tercantun Made In Indonesia ? Dulu Rapala buatan Finland terus ke salah satu negara di Asia dan sekarang pindah lagi ke Estonia , kabarnya sih mutunya semakin buruk tetapi krn brand name nya kuat , tetap saja nama Rapala menjadi nama generik untuk lure type minnow . Kita semua memang suka dibohongin !
Jon .
__________________
It's not what you don't know that gets you into troubles , it's what you know for sure that ain't so . Mark Twain .
Beberapa waktu y.l. pak Yanto Wong Solo bawa beberapa lures Daiwa buatan Bekasi tuh , koq tidak ada yang memeriksa di box nya apa tercantun Made In Indonesia ? Dulu Rapala buatan Finland terus ke salah satu negara di Asia dan sekarang pindah lagi ke Estonia , kabarnya sih mutunya semakin buruk tetapi krn brand name nya kuat , tetap saja nama Rapala menjadi nama generik untuk lure type minnow . Kita semua memang suka dibohongin !
Jon .
Betul om .. pabriknya di cikarang apa di cibitung ( lupa ) .. begitu juga Helm pembalap motogp ternyata juga dibuat di indonesia ..... cuma Visornya aja yg masih buatan italia ....
shimano sendiri ada di batam ( divisi gear Sepeda ) .. di impor ke eropa tuh
Tapi suka ga suka kadang2 maslah "made in" ini punya pengaruh sangat besar. Apalagi yg masih punya tulisan made in japan, walau secara kualitas saya rasa sih sama aja dgn yg lain. Tp konsumen lebih respek/minat dgn yg buatan negara aslinya. Ini nyata terjadi yg saya lihat di toko pancing teman saya.
Tapi suka ga suka kadang2 maslah "made in" ini punya pengaruh sangat besar. Apalagi yg masih punya tulisan made in japan, walau secara kualitas saya rasa sih sama aja dgn yg lain. Tp konsumen lebih respek/minat dgn yg buatan negara aslinya. Ini nyata terjadi yg saya lihat di toko pancing teman saya.
Memang ada beberapa negara , a.l. Jepang , Jerman , Swedia , Norwegia , etc. yang masyarakat nya punya tradisi perfectionist dan tradisi ini ter-refleksi dari mutu produk nya , hanya saja produk dari negara seperti itu umumnya harganya juga tidak rendah jadi untuk yang mencari harga ekonomi , jangan berharap banyak .
Sebaliknya ada beberapa merk yang sudah menjalankan system " globalisation " yang baik , umpamanya Toyota , etc. , produk Toyota di negara negara spt. Thailand sudah bisa menjadi unggulan dan di export balik ke Jepang dan negara lain nya . Memang top of the range dari produk Toyota pun masih JDM ( Japan Domestic Manufacturing ) , contohnya Lexus .
Kalau reel , Stella / Saltiga / Antares / Steez , etc. masih JDM sedangkan lain nya mungkin buatan Malaysia / Thailand ataupun China , tergantung dari segment market masing masing product . Contohnya nih : joran Shimano spt. Caranx Kaibutsu tuh buatan Batam yang development nya oleh Shimano Sout East Asia , makanya tidak tercantum di brochure Shimano di region lain nya termasuk domestik Jepang .
Made In ... tidak penting kalau kita mancing nya tidak " extreme " , yang penting balance tackle diperhatikan tetapi kalau memang mancing nya sudah menjurus ke yang specialised , tentunya memerlukan specialised equipment juga . Negara maju spt. Amerika n Australia saja masih ketinggalan jauh dgn Jepang kalau sudah bicara mengenai GT/Tuna popping n jigging tetapi sebaliknya kalau sudah trolling , mungkin sebaliknya terkecuali Shimano Tiagra / TLD yang memang sudah menjadi tolok ukur produk sejenis dari seluruh dunia .
Jon .
__________________
It's not what you don't know that gets you into troubles , it's what you know for sure that ain't so . Mark Twain .
Satu hal, yang kadang lupa diperhitungkan adalah biaya tenaga kerja dari sebuah produk. Sebagai gambaran, dari harga sebuah produk (reel) seharga sejuta rupiah (mis: Navi PG atau Freams J) kemungkinan disribusi biayanya sbb:
Ini berhubung produk dibuat di Malaysia atau Thailand. Nah, kalau produk dibuat di Jepang, biaya tenaga kerjanya bisa 1 juta rupiah, jadi anda harus membayar Freams J atau Navi seharga 2 juta rupiah.
Untuk produk seperti Stella atau Saltiga mungkin biaya tenaga kerja 1 juta rupiah masih OK, tapi untuk produk sekelas FreamsJ?
Bagaimana kalau anda disuruh memilih antara 2 produk yg persis sama dan serupa, yang satu harganya 1 juta rupiah, buatan Malaysia, satu lagi 2 juta rupiah, buatan jepang, yang mana yang anda pilih? Kalau saya pasti pilih yg Malaysia.
__________________ adrianus
What does not kill me, makes me stronger - Friedrich Nietzsche (1844-1900)
pendapat pribadi saya...
merek tidak bisa dijadikan jaminan, hanya kualitas barang yg bisa dijadikan jaminan
tapi...
gemana mo tau kualitas bagus kalo bukan dari merk ?
emang saat ini hanya merk yg bisa dijadikan patokan...
contoh soal:
beberapa waktu lalu ada mocin harga murah
tapi peminatnya kurang...
tapi begitu h***a keluarin motor harga murah
orang2 langsung berebut antri beli...
padahal...isinya ya mocin2 juga...
akhirnya...
dari pada beli merek tapi kecewa...
mending beli kualitas sesuai harga...jadi ga kecewa
(daripada kecewa mendingan kecewe)
Jadi ingat,dulu ada temen kuliah satu kos pesen spatu nike dari amrik di amazon.com . Setelah barang diterima dg bangganya dia pamer ke teman2 satu kos klo dia beli nike asli dari amerika. Salah satu temen tertarik banget,langsung liatin bolak-balik. Stelah diperhatiin,ada tulisannya "Made in Indonesia" eeeeaaalllaaaahhhhh
Jadi ingat,dulu ada temen kuliah satu kos pesen spatu nike dari amrik di amazon.com . Setelah barang diterima dg bangganya dia pamer ke teman2 satu kos klo dia beli nike asli dari amerika. Salah satu temen tertarik banget,langsung liatin bolak-balik. Stelah diperhatiin,ada tulisannya "Made in Indonesia" eeeeaaalllaaaahhhhh
sama deh,gue waktu menjelang pulang dari state,beli baju2 agak "branded" buat oleh2...taunya pas periksa disini,made in indonesia...
*tapi untuk reel,gue percaya kualitas yang menentukan harga..(tul ga?)
..barang2 japan finishingnya lebih halus & jarang problem.mahal dikit wajar lah,IMO loh
Sekedar informasi soal Nike. Kebetulan gw cukup lama di persepatuan, jadi kurang lebih tahu.
Nike itu didirikan dengan konsep Sepatu olahraga bermutu yang dirancng di Amerika, dan diproduksi di Asia. Pada awalnya Nike diproduksi di Korea (waktu itu tenaga kerja di Korea masih murah). Konsep ini ternyata sangat sukses, sehingga menggusur Adidas yang waktu itu masih diprodusi di Jerman atau negara maju lain. Mengapa? Misalkan harga barang $10. Biaya design, dll $3, Nike hanya menghabiskan $1 untuk tenaga kerja, sisanya $6 untuk bahan baku. Adidas menghabiskan $3 untuk tenaga kerja, dan $4 untuk bahan baku. Selisih $2 atau 50% itu bisa digunakan Nike untuk membeli bahan dan asesoris yang lebih baik.
Sama saja dengan peralatan pancing, jika ada dua barang, misalnya reel seharga 1 juta rupiah, yang satu buatan Jepang, satu lagi buatan Indonesia/Malaysia/Cina, 99% kemungkinannya yang buatan Indonesia/Malaysia/Cina lebih baik! Kenapa? Karena dari harga 1 juta itu yang buatan jepang mungkin 30% dihabiskan untuk biaya tenaga kerja, sedangkan yg Indonesia hanya 10% atau kurang. Selisih harga itu tentu saja bisa digunakan untuk membeli bahan yang lebih baik.