Saat pasiran lagi sepi, saat mau ke kolam kiloan lagi bokek, mungkin waderan bisa menjadi alternatif merasakan sedut…..sedut…..tarikan ikan. Ya, kerena waderan tidak mengenal musim dan tidak mengenal tanggal muda atau tua, pokoknya waderan bisa dilakukan setiap saat.
Memancing wader tidaklah sulit, karena ikan wader selain hidupnya bergerombol makannya juga tergolong rakus, sehingga dimana ada kawanan wader begitu kita lemparkan umpan pasti langsung jadi rebutan hingga tak jarang ada yang sampai kecantol mata kail di ekor bahkan di matanya.
Untuk memancing wader sebetulnya tidak ada tehnik khusus, tapi bagi penikmat mancing tentunya memancing tidaklah sekedar mendapat ikan, tapi tentu ingin merasakan sensasinya. Berdasarkan pengalaman, fishing tackle yang dipergunakan akan menentukan kenikmatannya. Tips berikut ini semoga bisa menjadi bahan pertimbangan.
Joran : Sebaiknya pergunakan joran tegeg yang soft atau medium taper panjang 2,4 atau 2,7 m ( disesuaikan dengan kondisi lokasi ) semakin lentur joran akan semakin sensitif merespon tarikan ikan wader yang ukurannya memang kecil kecil.
Line : Pilih line mono yang sekecil mungkin ( mis. 0,1 mm ), line yang semakin kecil akan terasa lebih nikmat.
Hook : Pilih mata kail carbon no. 0,5 – 0,8 . Mata kail yang terlalu besar akan kurang efektif karena ikan mudah mocel, memang dibutuhkan keahlian tersendiri untuk memasang mata kail no. 0.5 / 0,8 pada senar 0,1mm.
Pelampung : Pilih yang model bulat memanjang dengan panjang kl. 3cm. Pelampung di sini selain berfungsi sebagai indikator saat umpan dibawa lari ikan juga supaya umpan menggantung di tengah air.
Pemberat : Gunakan timah lipat yang tipis dengan ukuran 10 X 5 mm, berfungsi supaya umpan lebih cepat masuk ke dalam air.
Umpan : Karena wader termasuk ikan yang rakus, banyak jenis umpan yang bisa dipergunakan, seperti : pelet, nasi, roti, tahu bacem, bakwan dll. Sedang umpat favorit saya adalah roti mari + tempe busuk, karena terbukti efektif.
Nah, pingin merasakan sedut…..sedut….. tarikan wader sambil nunggu buka puasa, coba saja, apalagi tarikan wader pari yang sedutannya bikin tuman.
Maaf bila masih banyak kekurangan, silahkan teman teman mau melengkapi.
keren omm..terus terang saya gak prnh narget ikan wader. Dulu saya sering mancing betik, dapet wader juga make umpan cacing merah, terbukti wader mau makan juga. Di sleman byk tuh spotnya. pa lagi kalo mo naik ke atas,,daerah cangkringan dan sekitarnya
__________________
mutung le mancing.....mumet....
mantaf bos...
saya kalo lagi mancing gabus, di selingin mancing wader ini...pelampung gak pernah brenti nyelem soal nya hehehhehehe.... gak peduli ikan nya cilik-cilik yg penting dredet...dredeett...strike...
__________________
and when it's over
i know how it's gonna be
and true love will never die
no...not fade away........
(van halen/balance album )
Nah ini yang aku suka, ikan wader sangat gurih dan ikannya biasa ditempat air yang jernih.
Minggu lalu saya coba waderan umpan pakai cacing, kail 0,8, line serambut,joran 1,8 meter. Ikan kelihatan banyak namun yang nyankut cuma 3 ekor, yang lain pada gak mau nyamber. Kalau pakai tempe busuk + biskuit nyampurnya gimana mas? Kalau masuk air umpan tersebut rentan hancur gak?
Kalau mancing cetul/gupy saya umpannya pakai kroto dengan kail 0,8 tapi belum nyoba untuk wader.
Kali2 kecil didaerah saya sekarang sudah banyak wadernya, tempatnya teduh, airnya bening, ikannya kelihatan.
Terima kasih infonya , akan saya coba kapan2, didaerahku sekarang banyak tuisan dilarang menangkap ikan dengan setrum dan racun, makanya populasi wader dan kotes meningkat signifikan.
wah pak tuh ikan apaan sampe 10 jari up?? ada fotonya gak, setau saya di daerah jawa barat wader atau beunter, paray paling gede top nya paling 3 jari an.
__________________
and when it's over
i know how it's gonna be
and true love will never die
no...not fade away........
(van halen/balance album )
memang mantab macing wader, kalo ditempat saya (bangka) namanya ikan tanah, kalo cari 1-2 kg mah mudah, cuma berhubung gak ada yg mau makan jd dibuat umpan bebek. Wkt msh kecil jorannya cm pake bambu yg diserut, jd manteb tarikannya. pernah wkt pasang pukat dpt 5 jarian. Umpannya cukup pake cacing tanah.. sayang sekarang sungainya uda tercemar limbah/tailing timah jd gak bisa buat mancing lg.
ikan wader yg sembunyi di perut bawal atau toman kali
Quote:
Originally Posted by roel
wah pak tuh ikan apaan sampe 10 jari up?? ada fotonya gak, setau saya di daerah jawa barat wader atau beunter, paray paling gede top nya paling 3 jari an.
Klo aku emang lbh sering nargetin ikan wader drpd mancing ikan besar2 krn wader HUENAK NAN klo digoreng. Asyik mancingnya pake ultralight tackle. Nikmat banget liat pelampung kecil tenggelam lalu joran kita gentak pake pergelangan tangan lalu griwil-griwil-griwil.
Iya, aku biasa nyebutnya ikan tanah, sama spt Mas Unjun bilang. Ikan tanah klo di ygy namanya wader cakul. Tarikan wader cakul lebih nikmat dibandingkan wader pari (seluang). Di yogya, terutama di sleman dan kaliurang surganya ikan wader.
Ada dua cara utk mancing wader, dengan atau tanpa pelampung. Mancingnya bisa di air yg tenang atau berarus. Cuma, klo di air berarus, kita sering jg dapat 'uceng' .
Salam manceeng!
Ingat..., dulu waktu masih ingusan, mancing ikan wader merupakan mancing yg paling top markotop, kita tinggal raut bambu sambung kenur kail tancep di sungai terjadi strike. Konon ada cerita sugesti, bahwa bambu yg digunakan untuk mengukur panjang orang meninggal atau bambu yg digunakan untuk memikul orang mati merupakan bambu yg menjadi incaran para pemancing. Dengan bambu itu, si pemancing akan terus menerus mendapat ikan. Benar atau tidak saya gak tahu, karena memang saya belum pernah membuktikannya, di pi si po rum apa ada yg pernah mencoba?
.... setelah bambu di raut, lantas saya mengambil sandal jepit. Sandal di potong kecil sebesar pencil sebagai pelampung, pelampung dari sandal itu lalu di coblos tengahnya dengan jarum sebagai lubang untuk kenur. Setelah siap kenur di masukkan. Ambil kenur sepanjang walesan (rod) lalu ikat di ujung walesan.
untuk menangkap wader saya lebih senang ditepi bantaran sungai, arus sungai yg membalik itulah yang menjadi lokasi wader mencari mangsa.Tempat yg teduh di dekat rumput juga boleh. Umpan yg paling gampang di cari adalah cacing merah dari gedebok pisang.
Sisi lain mancing wader adalah kita bisa melihat ibu-ibu yg sedang mencuci atau mandi di belik yaitu mata air dari pinggir sungai, kalo pas beruntung ada gadis desa pake kemben sedang mandi di belik itu, nah jangan mancing di situ sebab kita bisa sakit mata dan jantungan... sekian
kalo di daerah jakarta nyari waderdimana ya... setahuku di galian pasir serpong, pd cabe dan bulan lalu d bekasi di daerah pondok ungu... ada yg tau lokasi lain?
WADER nek digoreng pancen gurih... tuenan...
he2, jadi iling desa. selak ra sabar kepingin mudik, muga-muga neng kali cedak omahku isih ana wadere. ( yen ora dipotas utawa di strumi ).