Di Biak sini terdapat hewan yang disebut cacing darat yang bisa digunakan sebagai umpan gratis untuk mancing ikan-ikan kecil.
Katanya sih cacing darat tapi kok hidupnya di pasir pantai?
Cara mendapatkannya gampang-gampang susah. Kalau sedang surut (disini disebut Meti) gampang mencarinya, tapi kalau sedang pasang susah sekali mencarinya.
Cara mendapatkan hewan ini adalah menggali pasir pantai sampai sebatas air lalu bagian bawah lubang ini diperlebar tanpa menggali atasnya (jadi seperti bergaung). Setelah dirasa cukup lebar pasir diatanya dijatuhkan (seringkali jatuh sendiri). Mata kita harus awas melihat cacing darat ini yang terlihat di dinding lubang karena cepat sekali masuk ke pasir.
Warna hewan ini paling banyak berwarna merah tapi ada juga yang berwarna biru (belum sempat saya foto).
Setahu saya jenis cacing itu memang hidup di pasir2 pantai pak David, di sini cara nangkapnya di perbatasan pasir yg terkena air laut, di umpan dulu pake parutan kelapa atau ikan mati, trus waktu kepala cacingnya nongol dari dalam pasir tinggal di comot satu per satu sambil menunggu air laut menyapu pasir agar cacingnya mudah diangkat.
Namanya kilung2,ini cacing manjur bin ajaib,dimana aja ikan mau makan. biasanya hidup di akar pohon bakau/api2,kalo dikasi ampas kelapa pada nongol2.
Nggak cuma di pantai aja,di tanggul tambak udang/bandeng,bahkan rumah sy yg 100mtr dr pantai aja di sekitar air kecomberannya ada juga.Tapi kecil2 gak kyk dipantai atau hutan mangrove.
AWAS!!!! HATI2,yg ukuran gede bisa nge GIGIT,ga sakit2 amat sih cuma agak geli2 gt.
__________________
Masih absen mancing,
nunggu sampe istri lahiran........,
Waaahhh..... cacing itu, ya.... kepalanya serem banget tuh, kayak alien Di sini (Jepang) juga ada. Namanya AOISOME (yang hijau agak biru) dan AKAMUSI / AKAISOME (yang merah). Harganya mahal sekali kalau di sini, sekitar ¥1000 per 6-8 ekor...
Kalau bahasa Inggrisnya kalau ndak salah sand worm. Barkley tuh dah bikin softplastic-nya. Saya punya. Katanya teman-teman di Aussie itu bagus untuk target ikan Sea Bream sama Black Bass kalau mancing malam hari.
Cacing ini di jogja disebut cacing lur (yang warna merah) kalo nyari harus ke pantai yang berpasir putih di sepanjang pantai Gunung Kidul. Efektif untuk pasiran kalo pas musim bojor, garon, dan megan (dart), kadang permit juga mau.
sgt
__________________
sgt
Advice is like castor oil, easy enough to give but dreadful uneasy to take, Josh Billings
bingung2, cari aja (kalo di jakarta) di jembatan yg menuju marunda, kalo dari priuk teruus aja. ntar ada jembatan yg dari besi yg tinggi sekali. nah di situ pada jongkok org jualan cacing ini. seplastik isi 5 Rp. 1500 (warna biru only). Cukup untuk mancing ikan kacang2 100 ekor (dipotong2 setengah centi) . Saya kalo mau mancing di pantai bende ancol, Hari sabtu beli cacingnya (dalam plastik berisi air asin) lalu hari minggu mancingnya, tuh cacing masih hidup. Kelebihan cacing ini (cacing laut org bilang) yaitu darahnya warna merah dan amiss banget.
@silver sanma: mmm...sptnya asik juga nih kalo ekspor cacing ini ke jepang... ada yg mau nampung?
nimbrung ni , kalau kami di aceh disebut kupret, betul cacing ini hidup dirawa air asin apalagi kalau rawatu ada lumpurnya pasti banyak ini kupret. biasanya umpan ini digunakan untuk mancing ikan layang dan memang manjur.
Setahu saya jenis cacing itu memang hidup di pasir2 pantai pak David, di sini cara nangkapnya di perbatasan pasir yg terkena air laut, di umpan dulu pake parutan kelapa atau ikan mati, trus waktu kepala cacingnya nongol dari dalam pasir tinggal di comot satu per satu sambil menunggu air laut menyapu pasir agar cacingnya mudah diangkat.
Betul Pak, disini jg ada yg pakai kelapa tapi tidak diparut. Kalau orang sini sih tinggal kunyah kelapanya trus diludahin deh di atas pasir. Tapi cara ini belum saya coba, repot cari kelapanya (di pantai juga pohon kelapa ada yang punya jadi nggak boleh sembarangan ambil).
Namanya kilung2,ini cacing manjur bin ajaib,dimana aja ikan mau makan. biasanya hidup di akar pohon bakau/api2,kalo dikasi ampas kelapa pada nongol2.
Nggak cuma di pantai aja,di tanggul tambak udang/bandeng,bahkan rumah sy yg 100mtr dr pantai aja di sekitar air kecomberannya ada juga.Tapi kecil2 gak kyk dipantai atau hutan mangrove.
AWAS!!!! HATI2,yg ukuran gede bisa nge GIGIT,ga sakit2 amat sih cuma agak geli2 gt.
Namanya kilung toh Pak. Kl di sini nggak ada hutan bakaunya jg banyak Pak.
Oh ya ada jg yang besar tapi bentuknya agak beda, nyarinya dengan mecahin karang-karang di laut waktu surut. Disini disebutnya cacing laut. Sayang belum sempat saya foto.
Waaahhh..... cacing itu, ya.... kepalanya serem banget tuh, kayak alien Di sini (Jepang) juga ada. Namanya AOISOME (yang hijau agak biru) dan AKAMUSI / AKAISOME (yang merah). Harganya mahal sekali kalau di sini, sekitar ¥1000 per 6-8 ekor...
Kalau bahasa Inggrisnya kalau ndak salah sand worm. Barkley tuh dah bikin softplastic-nya. Saya punya. Katanya teman-teman di Aussie itu bagus untuk target ikan Sea Bream sama Black Bass kalau mancing malam hari.
Wah kl harganya segitu sih bisa ekspor cacing ke jepang dong .
Wah bagus tuh kl ada softplastiknya biar nggak habis2 digigitin ikan kecil.
bingung2, cari aja (kalo di jakarta) di jembatan yg menuju marunda, kalo dari priuk teruus aja. ntar ada jembatan yg dari besi yg tinggi sekali. nah di situ pada jongkok org jualan cacing ini. seplastik isi 5 Rp. 1500 (warna biru only). Cukup untuk mancing ikan kacang2 100 ekor (dipotong2 setengah centi) . Saya kalo mau mancing di pantai bende ancol, Hari sabtu beli cacingnya (dalam plastik berisi air asin) lalu hari minggu mancingnya, tuh cacing masih hidup. Kelebihan cacing ini (cacing laut org bilang) yaitu darahnya warna merah dan amiss banget.
@silver sanma: mmm...sptnya asik juga nih kalo ekspor cacing ini ke jepang... ada yg mau nampung?
Lha di Jakarta ada juga toh.
Disini yang disebut ada juga yang disebut cacing laut, lebih besar dan bulat. Saya tidak tahu apakah cacing darat sama dengan cacing laut. Kl cacing laut disini saya sudah coba tapi tetap lebih unggul yang disebut cacing darat ini,mungkin karena kulitnya lebih keras. Nanti kl sempat saya foto cacing laut versi sini.
Wah... sand worm seperti ini manjur sekali. Dulu waktu sekolah di Amrik, kita sering mancing di Long Island, NY. Cacing ini jadi umpan favorit untuk mancing flounder (ikan sebelah) atau black bass dan memang benar-benar ampuh. Belinya di toko umpan sudah dimasukin dalam dus dan diberi rumput laut basah. Kalau yg ukuran gede, serem lihat mulut/capitnya.
dulu di sunter podomoro (jkt) banyk yg jual, sekarang dah ilang... sering juga dipakai untuk mancing mujair nila... kekurangannya cacing jenis ini mudah putuzzzzzzzz......
Disini disebut "LUR"...cara nyarinya bisa pake Dedak (gabah or jagung).
Cukup dikepyurkan di atas pasir, ntar pada nongol tuch cacing lautnya....tapi harus cepat2an, ntar masuk lubang lagi....hehehe
__________________
Health Body Is Important for Happy Fishing ================================= Mancing Tetap Hobby, Bodybuilding Jalan Terus
---------- ooooo OOO ooooo ----------
(Persahabatan Harus Selalu Terjalin, Meskipun Tidak Saling Temu Muka)
Wah... sand worm seperti ini manjur sekali. Dulu waktu sekolah di Amrik, kita sering mancing di Long Island, NY. Cacing ini jadi umpan favorit untuk mancing flounder (ikan sebelah) atau black bass dan memang benar-benar ampuh. Belinya di toko umpan sudah dimasukin dalam dus dan diberi rumput laut basah. Kalau yg ukuran gede, serem lihat mulut/capitnya.
setelah di search di mbah google, ternyata ada 2 jenis nih..(tambah bingung kan ...atau tambah ilmu) satunya sand worm (Nereis Virens), satunya lagi blood worm (Glycera di Branchiata). kalo yg di sunter sepertinya blood worm/cacing empang warnanya merah, mirip cacing tanah tapi pake umbai2 di sisi kanan kiri badannya, diplastikin sama kain basah dan lumpur. Sedangkan cacing pasir/sand worm warnanya merah/biru (terserah si cacing mau pake warna apa aja) dan ada capit/giginya, cari yg jual di jembatan marunda di palstikin campur air laut aja... nih gambarnya. emang rada mirip ya, cuma bedanya, satunya cari di pasir, satunya cari di lumpur pantai.
ternyata berkley punya versi "mainannya" dan versi spraynya...(bau cacing)
mm...saya bingung, kalau di palembang ada namanya kapang-kapang bentuknya spt cacing, hobinya suka lobangin kapal kayu. apakah sama dengan cacing laut ini ya? gak merhatiin dengan jelas, waktu itu masih kecil tinggal di palembang-desa sungsang.