Tanpa sengaja saya nemu site produsen reel lokal yang pabriknya di Jln raya Serang, ternyata (kalau benar) mereka mengeksport productnya ke mancanegara. Mengingat hal tsb, kwalitas produk mereka seharusnya tidak jelek2 amat.
Tapi kebanyakan hobiist kita (termasuk saya) memilih brand luar spt Shimano, Daiwa, Okuma, Banax, Ryobi dkk.
Apakah informasi product spec, dsb pada site mereka terlalu tidak benar?. Ataukah product mereka specnya memang tidak cocok untuk perairan kita? Atau hanya karena kita selama ini sudah menjadi angler yang "product luar minded".
Perlu disampaikan bahwa saya bukan pemasar mereka, tidak mendapat keuntungan apa2 dan tulisan ini tidak dimaksudkan untuk menyindir sesama angler, hanya terasa ada yang aneh, kita suka product luar dan mereka angler2 di luar negeri sana menyukai atau setidaknya memakai product negeri kita.
Ada yang pernah memakai reel product Re*ix ?, terima kasih bila bisa memberi info kinerja / reviewnya.
waktu dulu kuliah di canada aku melakukan research tentang jepang secara mendetail. soalnya waktu gue kuliah itu orang canada terkagum2 dengan keajaiban economic jepang. bagaimana mereka bisa berkembang pesat & menguasai pasaran dunia. tiap mata pelajaran pasti ada big projectnya & rata2 aku melakukan research yg di jepang untuk aku bandingkan dengan canada & amerika. dan lagi waktu itu mantan pacar ku juga orang jepang & best friends ku juga kebanyakan orang jepang. jadi kita banyak tukar pengalaman, budaya & pengetahuan. salah satunya yg ngak ada di buku: setelah lulus SMA (waktu graduation) mereka ada namanya virginity party. cewek jepang kebanyakan malu kalo sampai lulus sma mereka masih virgin. mereka beranggapan itu kalau mereka masih virgin, artinya mereka ngak laku. kalo mau cari yg virgin, kita cari yg masih smp kelas 1 hahaha....
waktu aku kuliah di australia, berubah sudut pandangnya ke China & Taiwan. orang Australia mengagumin orang China berkembang pesat dalam menguasai dunia perdagangan. ganti lagi kalau research kita cari perbandingan ke china & Taiwan.
Jauh-Jauh ke negeri barat(bule) yg di research malah ke Asia hahaha,... memang aku di tipu oleh orang bule hahaha.....
btw, tahu ngak kalau toko di singapore bisa di tawar? kecuali di mall kita ngak bisa tawar. kalau sepeti di lucky plaza, toko emperan, etc kita bisa tawar turun banyak loh. serius, aku tawar kok kalau beli.
__________________
No Guts, No Glories. No Fishing, No Fun. POKOK'E MANCING.
@Sugik
Pak... kalo makanan yg beda porsinya, tentu saja harganya lain. Ga bisa jadi bahan perbandingan donk..
Mc Donald, Pizza Hut, meskipun beda porsi beda harga, tapi kualitas dan rasa pasti sama.
Apakah Mc Donald Jepang rasanya lain..? Sy rasa tidak...
Jadi menurut saya, satu merk satu type, dimanapun pabriknya (dibuatnya), pasti standart mutunya sama. Kecuali memang ada spec yg ditingkatkan.
Yup,.. memang benar, makanan tidak bisa di buat perbandingan. terutama mc donald. dia standard seluruh dunia. kecuali starbuck & marlboro, tiap negara rasanya beda2. kalo starbuck gara2 susu nya, kalo marlboro gara2 tempat produksinya. dan marlboro paling ngak enak yg pernah aku rasakan itu punya canada.
Mc Donald itu memang retail yg harus kita acungin jempol untuk cross culture & adaptasinya. di India mereka tidak jual sapi, semuanya ayam. di belanda mereka jual beer, di paris mereka jual wine, di indo mereka tidak ada becon.
yg satu merk, satu type barang tapi kwalitasnya beda yg ada di indonesia itu nokia. coba tanya harga nokia (aku lupa typenya, ada 2 type) yg bikinan nya china & yg bikinan negara yg biasanya nokia buat (aku lupa juga negara aslinya), harga nya beda & kwalitasnya beda. bukan barang BM loh. sama2 made by nokia.
pesawat F14 & Sukoi yg di beli indonesia itu pun type nya beda dengan yg di pakai amrik sendiri & rusia. dengan yg di beli oleh singapore & malaysia pun beda juga. makanya harga juga beda. Kembali lagi ke nike, sebetulnya product nike yg paling baik itu bikinan nya indonesia. seharusnya made in Indonesia tidak boleh di pasarkan di Indonesia. product ini hanya di pasarkan di eropa & amrik. (tapi itu dulu reserach waktu aku kuliah 5 th lalu, ngak tahu lagi kalau berubah). paling jelek kwalitasnya adalah bikinan nya Vietnam.
Tapi itu data yg aku dapatkan mengenai nike 5-8 tahun yg lalu. sekarang ini kan sudah banyak yg berubah. kalau berubah harap di maklumin hehehe....
__________________
No Guts, No Glories. No Fishing, No Fun. POKOK'E MANCING.
hehe,.. iya juga sh, biaya sewa tempat juga pengaru banget. siapa yg mau jual rugi hahaha....
belum pernah ikutan di virginity party punya jeang. soalnya waktu kuliah mereka sudah lulusan sma semua haha.... jadi larinya cari anak indo. meski kuliah tapi masih ada kesempatan dapatnya hehehe.... thanks all...
__________________
No Guts, No Glories. No Fishing, No Fun. POKOK'E MANCING.
Mungkin pabrik Rx juga memproduksi tackle high-end dan dipasarkan di luar negeri sesuai pesanan, karena pasar di Indo lebih menyukai produk Rx versi low-end aja. Itu semua kan strategi marketing...
hmm............... cinta produk dalam negeri jelas sangat positif..... tapi kualitas tetap harus menjadi pertimbangan juga. kalau sayasih yang penting masuk budget dan bisa balance dengan peralatan lainnya (tackle balance) dan tentunya performa dong.......
__________________
Fishing is only a thing...
But Brotherhood is everything...
Band of Brother
Kalau saya cuma mikir ada Kwalitas pasti ada harga (premium maksudnya), mana mungkin dgn cost produksi pake bahan murah bisa menghasilkan produk yg bagus, belum lg yg dipake teknologi dan R&D yg jelas2 pasti mahal biaya nya.
Ut pabrik brand tertentu yg ada diluar negara pemegang brand adalah ut menghemat labour tapi mereka tetap membuat dgn Quality Control dan Standart R&D yg telah ditentukan demi menjaga kepuasan customer ut brand tsb.
CMIIW